Rabu, 21 Agustus 2019

Banyak LSM dan Ormas di Tebo Belum Lapor


Selasa, 13 Agustus 2019 | 21:29:03 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARATEBO - Setiap tahun Kabupaten Tebo banyak memunculkan sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Kendati demikian, masih banyak Ormas dan LSM tersebut yang belum melaporkan kegiatannya.

“Banyak LSM dan Ormas yang terdaftar di Kesbangpol Tebo, namun banyak juga yang masih belum melaporkan kegiatannya. Padahal aturannya, setiap kegiatan LSM dan Ormas diwajibkan untuk melapor ke Kesbangpol," kata Haswita, Kasi OKP Kesbangpol Tebo, Selasa (13/8/2019).

Ia mengatakan, melaporkan setiap kegiatan Ormas dan LSM ke Kesbangpol adalah bagian yang penting agar setiap kegiatan tersebut menjadi evaluasi keberadaan LSM dan Ormas dimaksud.

“Apakah benar–benar menjalankan kegiatannya dengan baik sesuai rencana kerja jangka pendek, menengah dan panjang yang diajukan saat mendaftar,” ucapnya.

Dia menyebutkan, LSM dan Ormas yang terdaftar di Tebo kurang lebih sebanyak 45 LSM dan Ormas. Namun untuk 2019 hanya 17 yang melaporkan kegiatan. Padahal seharusnya, semua LSM atau Ormas wajib memberikan laporan.

“Ada 45 Ormas atau LSM yang terdaftar ke kita, namun baru 17 yang melaporkan kegiatannya dan ada 5 Ormas yang tidak aktif lagi,” ujarnya.

Haswita menjelaskan, penyampaian laporan kegiatan Ormas sesuai dengan amanat pasal 39 peraturan Menteri dalam negeri Republik Indonesia nomor 57 tahun 2017 tentang pendaftaran dan pengelolaan sistem informasi kemasyarakatan.

“Ormas wajib melaporkan perkembangan organisasi dan kegiatan Ormas setiap enam (6) bulan sekali yang ditanda tangani ketua dan sekretaris," katanya.

Ia menekankan, kepada semua pimpinan Ormas atau LSM untuk segera melampirkan laporan kegiatan ke Kesbangpol Tebo. Pasalnya laporan tersebut adalah bagian dari pemberdayaan Ormas.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments