Rabu, 30 September 2020

Sukandar Ancam Cabut Izin Perusahaan Jika Lalai Antisipasi Karhutla


Minggu, 18 Agustus 2019 | 22:01:09 WIB


Bupati Tebo Sukandar
Bupati Tebo Sukandar / dok.metrojambi.com

MUARATEBO – Kebakaran Hutan dan Lahan yang terjadi di Kabupaten Tebo diminta untuk menjadi perhatian seksama, baik perusahaan dan masyarakat. Jika tidak, perusahaan-perusahaan yang lalai akan Karhutla ini akan dicabut izinnya.

Ketegasan ini disampaikan Bupati Tebo, H Sukandar. Ia mengimbau masyarakat dan pihak perusahaan yang ada Kabupaten Tebo saling bahu membahu menghadapi situasi dan kondisi sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Presiden RI.

Sukandar berharap, untuk 2019 ini Kabupaten Tebo bukan termasuk salah satu kabupaten yang menyumbangkan Hot Spot terbanyak, maka dari mari sama-sama siaga api.

"Kita tahu bahwa Kabupaten Tebo boleh dikatakan 60 persen adalah kawasan hutan dan lahan, untuk itu bisa menyebabkan tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan," ucapnya.

Disampaikan Sukandar, bahwa dukungan, anggaran untuk operasional Karhutla 2019 sedang dievaluasi di Provinsi. Dari itu, dirinya minta dan sudah mengamanatkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) supaya segala kekuatan untuk dikerahkan mendukung mengatasi Karhutla di Kabupaten Tebo.

"Tahun lalu kita didukung anggaran dari DAPDF, dan tahun ini kami sedang koordinasi menyampaikan informasi tentang kebutuhan di lapangan yang digunakan oleh teman-teman, baik dijajaran Koramil, Danramil maupun Polsek-polsek dan para Camat," terangnya.

Dirinya meminta kepada para pemegang IUP ataupun Izin Perkebunan, Perusahaan, agar semuanya siap siaga. Dari sisi personil maupun dukungan alat dan perlengkapan, jangan abai dengan wilayahnya.

"Ini merupakan tanggung jawab, tahun-tahun yang lalu sangsinya sangat tegas. Menteri menegaskan bahwa pemegang izin kebun yang wilayahnya terdampak Karhutlah izin bisa di Cabut," tuntasnya.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments