Kamis, 19 September 2019

Asap Sampai ke Jambi, Pemkab Muba Sampaikan Permintaan Maaf


Senin, 19 Agustus 2019 | 14:55:56 WIB


Staf Ahli Bupati Muba, Hariadi, saat menggelar jumpa pers di Makorem 042/Gapu terkait asap karhutla yang sampai ke Jambi
Staf Ahli Bupati Muba, Hariadi, saat menggelar jumpa pers di Makorem 042/Gapu terkait asap karhutla yang sampai ke Jambi / Metrojambi.com

JAMBI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyampaikan permohonan maaf, karena wilayah Provinsi Jambi ikut terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di daerah tersebut.

Permintaan maaf tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Muba Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Hariadi, Senin (19/8/2019). Hariadi menyampaikan permintaan maaf dalam jumpa pers di Makorem 042/Gapu.

"Saya mewakili pemerintah daerah menyampaikan permohonan maaf. Karena asap saat ini tergantung arah mata angin dan ternyata angin mengarah ke Jambi," kata Hariadi.

Disebutkannya, kebakaran lahan terjadi di Desa Muara Medak, Bayung lincir, Sumatera Selatan. "Saat ini tengah dilakukan pemadaman," ujarnya.

Hariadi menyebutkan, lokasi kejadian memang berbatasan langsung dengan Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Sampai saat ini, terdata sudah ribuan hektare lahan masyarakat yang terbakar, termasuk lahan hutan lindung yang dikelola masyarakat.

"Saat ini yang terdata 3.290 hektare lahan yang terbakar. Sekarang tengah kita padamkan bersama petugas TNI-Polri," bebernya.

Dikatakannya lagi, yang terbakar adalah lahan gambut. Petugas juga mengalami kesulitan saat memadamkan api karena angin yang kencang membuat api cepat meluas.

"Saat ini ada 5.000 orang personel masuk ke lokasi karhutla yang ada di Muba untuk melakukan pemadaman," tandasnya.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments