Kamis, 24 Oktober 2019

Pernyataan Bupati Kerinci Adirozal Saat Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia


Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:35:59 WIB


 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci, Senin pagi (19/08/2019) memperingati hari lingkungan hidup sedunia di lapangan kantor bupati Kerinci.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci, Senin pagi (19/08/2019) memperingati hari lingkungan hidup sedunia di lapangan kantor bupati Kerinci. / Dedi/metrojambi.com

KERINCI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci, Senin pagi (19/08/2019) memperingati hari lingkungan hidup sedunia di lapangan kantor bupati Kerinci.

Peringatan dilaksanakan pada apel gabungan di lapangan kantor Bupati Kerinci, dipimpin langsung Bupati Kerinci, yang diikuti jajaran Pemkab serta ASN lingkup Pemkab Kerinci.

Bupati Kerinci, Adirozal dalam membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Siti Nurbaya, menyampaikan bahwa peringatan hari lingkungan hidup sedunia tahun ini ditandai denga peringatan dari World Healt Organization (WHO) tentang salah satu ancaman terbesar terhadap kesehatan manusia yaitu polusi udara.

"WHO mencatat bahwa setiap tahun ada 7 juta orang meninggal karena polusi udara," sebutnya. Dia menyebutkan di seluruh dunia tercatat bahwa 9 dari 10 orang terpapar pencemaran udara yang berasal dari kendaraan bermotor, industri, pertanian dan pembakaran sampah. Sehingga tidak heran jika United Nation Environment mengangkat tema kendalikan polusi udara untuk memperingati hari lingkungan hidup sedunia pada tahun ini.

 "Secara nasional kita menggunakan tema dalam relevansi tersebut yaitu" Biru Langitku, Hijau Bumiku" Kita mengambil tema ini menggambarkan upaya untuk mengendalikan polusi udara sangat berkaitan dengan upaya untuk menata bumi kita menjadi lebih baik," ungkapnya.

Setelah membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Bupati Adirozal mengatakan dalam pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Kerinci selama lima tahun terakhir telah mendapatkan indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) sebesar 79,621 didukung oleh kualitas air, tanah, dan udara.

"Pada tahun 2017 Pemkab Kerinci telah berhasil memperoleh penghargaan pengelolaan lingkungan hidup yang baik tingkat nasional dengan penghargaan Nirwasitatanra dari presiden RI," ungkapnya.

Adapun kebijakan pembangunan Kabupaten Kerinci dari tahun 2019 - 2024 dengan visi mewujudkan Kerinci lebih baik dan berkeadilan, namun salah satu misinya diarahkan pada pengembangan sumber daya alam dan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

"Saya mengajak mari kita teguhkan niat dan upaya untuk menjaga lingkungan dan melestarikan lingkungan, maka akan memberi manfaat yang baik bagi kehidupan kita," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments