Rabu, 16 Oktober 2019

Kelas Inspirasi Akan Hadir Di Kota Sungai Penuh Untuk Kedua Kalinya

Tebarkan inspirasi untuk wujudkan mimpi anak Indonesia

Selasa, 20 Agustus 2019 | 13:08:40 WIB


Meri Anda Riska yang sehari-hari berprofesi sebagai bidan, menceritakan profesinya sambil mengajak anak-anak praktek langsung
Meri Anda Riska yang sehari-hari berprofesi sebagai bidan, menceritakan profesinya sambil mengajak anak-anak praktek langsung / Utra Dwi Wahyudi

SUNGAIPENUH – Sejak digerakkan pertama kali tahun 2018 oleh beberapa relawan di Sungai Penuh dan Kerinci, Kelas Inspirasi Sungai Penuh ternyata diminati oleh banyak kalangan yang memiliki kepedulian di dunia pendidikan.

Hal ini dibuktikan dengan tingginya animo relawan pengajar dan dokumentasi yang hadir mengikuti Kelas Inspirasi Sungai Penuh pertama pada 20 Oktober 2018 lalu. Tercatat 21 relawan pengajar yang mengenalkan 16 macam jenis profesi, 7 relawan dokumentasi, hadir di 4 Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kota Sungai Penuh.

Mulai dari dokter, insinyur, hakim, bidan, marketing & promotion, bankir, dan masih banyak lagi. Mereka datang dari berbagai daerah, cuti sehari dari pekerjaan mereka di kantor, hanya untuk berbagi cerita profesi dan pengalaman kerja mereka. Harapannya, para siswa akan memiliki lebih banyak pilihan cita-cita serta menjadi lebih termotivasi untuk memiliki mimpi yang besar.

Melihat fakta tersebut, Kelas Inspirasi Sungai Penuh akan siap hadir kembali untuk kedua kalinya. Pendaftaran relawan dibuka mulai 12 Agustus hingga 8 September 2019 mendatang. Relawan yang lolos seleksi akan mendapatkan kehormatan untuk dapat berpartisipasi di Hari Inspirasi yang akan dilakukan secara serentak pada tanggal 28 September 2019.

“Kelas Inspirasi ini kami kembangkan dengan tujuan mulia, yaitu menjadi medium bagi para profesional yang ingin membagi cerita dan pengalaman yang digeluti sehari-hari terkait dengan profesinya kepada para murid SD. Cuti satu hari para relawan tersebut diharapkan dapat menginspirasi anak- anak seumur hidup. Esensi inilah yang ingin kami tumbuh kembangkan sehingga semakin banyak professional yang terpanggil untuk ambil bagian membantu peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,” ujar Hikmat Hardono, Ketua Yayasan Indonesia Mengajar.

Sementara itu, Dopi Irawan, Koordinator Kelas Inspirasi Sungai Penuh menjelaskan semangat yang dikedepankan dalam Kelas Inspirasi kali ini adalah membuat ruang partisipatif yang lebih luas bagi relawan. Untuk itu, kata Dopi, pihaknya berharap dapat menemukan sekolah yang tepat, baik SD formal maupun yang marjinal.

Marjinal dalam konteks ini dapat dianggap sebagai SD yang “membutuhkan” dan dapat tercermin dari berbagai aspek. Salah satu penentunya adalah SD yang sebagian siswanya berasal dari kalangan menengah ke bawah, fasilitas sekolah kurang memadai, dan aspek lainnya.

“Kami juga membuka kemungkinan untuk mengikutsertakan Madrasah Ibtidaiah (MI). Ini akan menjadi salah satu tujuan yang ingin disasar, yaitu memperluas cakupan jenis institusi pendidikannya,” jelas Dopi.

Syarat utama untuk menjadi relawan pengajar adalah profesional yang bekerja dan mempunyai keahlian di bidangnya masing-masing dengan pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidangnya. Sedangkan syarat untuk relawan dokumentasi (fotografer atau videografer) adalah mahasiswa atau umum, hobi fotografi/videografi, serta bersedia membawa perlengkapan dokumentasi sendiri.

Apabila ingin bergabung menjadi relawan Kelas Inspirasi Sungai Penuh 2 bisa mendaftar melalui bitl.ly/daftarkispn2. (*)


Penulis: ***
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments