Kamis, 24 Oktober 2019

Dinsosdukcapil Jambi Bagikan Air Bersih untuk Masyarakat


Selasa, 20 Agustus 2019 | 20:47:18 WIB


Petugas Dinsosdukcapil Provinsi Jambi saat membagikan bantuan air bersih kepada warga Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi
Petugas Dinsosdukcapil Provinsi Jambi saat membagikan bantuan air bersih kepada warga Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi / metrojambi.com

JAMBI – Menindaklanjuti instruksi dan arahan Gubernur Jambi Fachrori Umar terkait bantuan untuk masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih, Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi, Selasa (20/8/2019) siang, membagikan bantuan air bersih kepada masyarakat di Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.

Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Jambi Arief Munandar saat dikonfirmasi mengatakan, untuk saat ini bantuan baru disalurkan ke tempat-tempat terdekat dan terjangkau. "Ini mengingat armada yang kita miliki hanya dua mobil tangki," ujarnya kepada Metro Jambi.

Untuk selanjutnya, kata Arief, bantuan rencananya akan menyebar ke perbatasan Muaro Jambi dengan berkoordinasi bersama Tim Tagana. "Mungkin itu dulu yang kita mampu bantukan, yakni di Kota Jambi dan Muaro Jambi. Selebihnya kita tetap koordinasi dengan Tagana dan Pemda untuk dapat membantu daerah yang benar-benar terdampak kekeringan," paparnya.

Arief berharap bukan pemerintah saja, namun masyarakat dan pihak lainnya juga bergerak untuk menangani masalah kekeringan. Apabila nanti, lanjutnya, ada yang terdampak kekeringan begitu parah, pihaknya siap meminjamkan dua unit mobil tengki tersebut kepada kabupaten/kota lainnya yang membutuhkan bantuan.

"Maka kita upayakan bantuan air bersih ini untuk minum dan kebutuhan memasak. Kita pun siap meminjamkan dua mobil tangki itu bagi daerah yang membutuhkan," ujarnya.

Lebih lanjut, Arief menyebutkan ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi krisis air. Selain menggalakkan gerakan menanam pohon, juga menggalakkan hemat air, melestarikan hutan dan daerah aliran sungai, membangun tempat penampungan air serta membangun sumur resapan atau biopori.

"Langkah-langkah tersebut harus dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat secara berkelanjutan dan terus menerus. Yang paling penting harus dilakukan secepat mungkin agar krisis air bersih tidak menjadi persoalan yang menghantui setiap tahun," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments