Jumat, 18 Oktober 2019

Jika Tak Diusung Parpol, Pusri Amsy Siap Maju Lewat Jalur Independen


Rabu, 18 September 2019 | 14:54:57 WIB


/ Dedi/metrojambi.com

SUNGAIPENUH - Tiga bakal calon Walikota Sungai Penuh yang bakal bertarung pada Pemilihan Walikota (Pilwako) Sungai Penuh tahun 2020, telah mengambil formulir pendaftaran ke DPC PDIP Sungai Penuh.

Ketiga bakal calon yang telah mengambil formulir yakni Zulhelmi yang kini masih menjabat sebagai Wakil Walikota Sungai Penuh, Pusri Amsy mantan Sekda Sungai Penuh, dan Fikar Azami mantan Ketua DPRD Sungai Penuh.

Dari tiga Bacalon Walikota Sungai Penuh yang mengambil formulir, baru mantan Sekda Kota Sungai Penuh yakni Pusri Amsy yang telah mengembalikan formulir.

Ketua DPC PDIP Sungai Penuh Hardizal membenarkan sudah ada tiga kandidat Bakal Calon Walikota Sungai Penuh yang mengambil formulir.

"Ketiganya sudah mengambil formulir, hari ini jadwal Pak Pusri Amsy yang bakal mengembalikan formulir ke kantor DPC PDIP," ujarnya, Rabu (18/9/2019).

Dia mengatakan, untuk penjaringan Bacalon Walikota Sungai Penuh sesuai dengan mekanisme partai. "Semua Bacalon berpotensi diusung oleh partai PDIP, namun untuk resminya nanti menunggu rekomendasi dari DPP," jelasnya.

Mantan anggota DPRD Kota Sungai Penuh itu menyebutkan, untuk batas akhir pendaftaran pada Minggu (22/09/2019) mendatang. "Tidak ada perpanjangan waktu untuk pendaftaran, beberapa pun kandidat yang mendaftar itu yang di verifikasi ke DPP," pungkasnya.

Munardi Munir selaku ketua tim penjaringan mengatakan, setelah pengembalian formulir akan dilanjutkan proses verifikasi oleh DPD baru diteruskan ke DPP.

Ia menyebutkan bahwa setiap yang mengembalikan formulir punya hak dan kesempatan yang sama untuk diusung PDIP. “Kita akan mengikuti mekanisme partai. Semua yang mendaftar punya hak yang sama di sini, kita tidak membeda-bedakan,” ujarnya.

Musnardi Munir menambahkan, kehadiran Pusri Amsy merupakan sebagai orang pertama yang mengembalikan formulir, di PDIP Kota Sungai penuh. Sejauh ini ada beberapa bakal calon yang mengambil formulir, seperti Fikar Azami dan Zulhelmi Johar.

"Iya sebelumnya sudah ada Bapak Zulhelmi Johar dan Fikar Azami yang sudah mengambil partai PDIP,dan batas waktu penutupan pendaftaran sudah kita tentukan pada tanggal 22 september ini," ungkapnya.

Sementara itu, Pusri Amsyi usai melakukan pendaftaran kepada awak media mengatakan sangat optimis diusung PDIP. Selain itu, dirinya juga sangat optimis untuk mendapatkan partai lainnya.

"Kita sangat optimis diusung PDIP. Kita juga akan mendaftarkan diri di partai yang lain," ujar Pusri.

Pusri menambahkan, dirinya sudah melakukan komunikasi dengan semua partai politik (Parpol) yang ada di Kota Sungai Penuh. "Kita tetap melakukan komunikasi dengan semua parpol," ungkapnya.

Dikatakannya lagi, jika nanti tidak mendapatkan dukungan jalur partai, dirinya juga tetap maju melalui jalur independen. "Tidak ada kata mundur untuk Kota Sungai Penuh Lebih baik, semuanya akan kita upayakan meskipun nantinya kita tidak mendapatkan dukungan dari partai," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments