Rabu, 18 September 2019

Masa Bakti Berakhir, Anggota Dewan Peroleh Pesangon Hingga Rp 15 Juta


Rabu, 21 Agustus 2019 | 11:50:22 WIB


Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Jambi, Emi Nopisah
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Jambi, Emi Nopisah / istimewa

JAMBI - Setelah menyelesaikan masa baktinya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi periode 2014-2019 akan mendapat uang jasa pengabdian atau pesangon. Hal ini sesuai dengan yang diatur dalam pasal 19 Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2017.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Jambi Emi Nopisah saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan anggaran untuk itu. Dimana uang jasa pengabdian untuk masa bakti satu tahun disetarakan dengan uang refresentasi anggota dewan satu bulan.

"Jadi kalau dikalkulasikan, mereka yang menyelesaikan masa baktinya hingga lima tahun akan mendapat uang jasa pengabdian itu kurang lebih 15 Juta," ujarnya, Rabu (21/8/2019).

Sedangkan untuk anggota dewan yang masa baktinya tidak sampai atau kurang dari lima tahun, maka akan dihitung sesuai aturan. Begitupun mereka yang akan kembali dilantik kembali pada periode 2019-2024.

"Semuanya dapat, baik yang Pengganti Antar Waktu (PAW) maupun yang mundur atau diberhentikan dengan hormat. Kecuali yang diberhentikan dengan tidak hormat," sebut Emi.

Dijelaskannya, hampir separuh anggota DPRD Provinsi Jambi menyelesaikan masa baktinya selama lima tahun. Uang jasa pengabdian ini akan dicairkan setelah SK pemberhentian anggota dewan keluar.

Sementara itu, untuk pelantikan anggota DPRD Provinsi Jambi Periode 2019-2024, Emi menyebut akan dilaksanakan pada tanggal 9 September 2019 mendatang. Dan berbagai persiapan pelantikan telah dipersiapkan, seperti Pengukuran baju anggota dewan, pengadaan PIN, serta penyebaran undangan.

"Diperkirakan, undangan yang hadir kurang lebih 1500 orang. Sudah termasuk undangan Pemprov. Satu Anggota dewan diundang 8 orang anggota keluarganya," kata Emi.

Ditanya mengenai anggaran, menurut Emi tidak ada anggaran khusus, hanya untuk makan minum paripurna. "Kita tidak ada undangan khusus," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments