Jumat, 23 Oktober 2020

Biji Kurma Anti Diabetes, Harapan Penderita Kencing Manis


Jumat, 23 Agustus 2019 | 14:47:49 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / istimewa


Lisa bersama sejawatnya mahasiswa IPB dari Program Studi Biokimia, yakni Faliha Arinda L dan Nurul Marfira melakukan riset itu melalui kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian (PKM PE) 2019.

Dalam penelitian yang dibimbing dosen Dr Laksmi Ambarsari, MS dari Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University, judul yang diangkat adalah "Bima Sakti : Biji Kurma (Phoenix dactilyfera L.) sebagai Antidiabetes dengan Mekanisme Kinetika Inhibisi terhadap alfa-Glukosidase"

Ia menjelaskan bahwa biji kurma mengandung metabolit sekunder berupa "flavonoid" dan "saponin" yang mampu menghambat "alfa-glukosidase", enzim kunci pada metabolisme karbohidrat.

Penelitian sebelumnya, kata dia, telah membuktikan bahwa ekstrak air, etanol, metanol dan aseton mampu mengambat "alfa-glukosidase", tetapi belum ada studi yang menjelaskan aktivitas penghambatan ekstrak etanol 70 persen biji kurma terhadap "alfa-glukosidase" dengan mekanisme kinetika inhibisinya.

Menghambat "alfa-glukosidase"
Dikemukakannya bahwa penelitian itu bertujuan mengukur aktivitas ekstrak etanol 70 persen biji kurma dengan mekanisme kinetika inhibisi terhadap α-glukosidase.

"Hasil riset menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70 persen biji kurma mampu menginhibisi enzim alfa-glukosidase dengan persentase inhibisi sebesar 61 persen pada konsentrasi 1.000 ppm," katanya.

Hasil penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70 persen biji kurma menginhibisi "alfa-glukosidase" secara campuran.
Selain itu, penelitian itu juga menunjukkan hasil bahwa ekstrak etanol 70 persen biji kurma menghambat "alfa-glukosidase" secara kompetitif dan nonkompetitif dengan substratnya.

Penulis: ***
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Antara


comments