Minggu, 22 September 2019

Pencuri Senjata Api Kanit Reskrim Tewas Usai Baku Tembak dengan Polisi


Sabtu, 24 Agustus 2019 | 11:37:11 WIB


Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol M Edi Faryadi saat merilis penangkapan pelaku pencurian senjata api Kanit Reskrim Polsek Pauh
Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol M Edi Faryadi saat merilis penangkapan pelaku pencurian senjata api Kanit Reskrim Polsek Pauh / Metrojambi.com

JAMBI -- Tim gabungan dari Polres Sarolangun, Polres Muaro Jambi, dan Polda Jambi, Sabtu (24/8/2019) pagi, menangkap pelaku pencurian senjata api (senpi) milik Kanit Reskrim Polsek Pauh.

Pelaku bernama Madan Saifudin Harahap (24) warga Kecamatan Padang Sidampuan, Sumatra Utara (Sumut). Pelaku sendiri tewas usai baku tembak dengan petugas kepolisian yang akan melakukan penangkapan.

"Pelaku mengalami luka tembak di dada setelah baku tembak dengan anggota," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi Kombes Pol Edi Fariyadi, didampingi Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana di Rumah Sakit Bhayangkara Jambi.

Edi menerangkan, pelaku merupakan narapidana bebas bersyarat. Disebutkan Edi, pelaku merupakan narapidana Lapas Muara Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang dipindahkan ke Palembang karena sering berulah.

"Dia mendapatkan pembebasan bersyarat di Palembang," sebut Edi.

Lebih lanjut Edi mengatakan, pelaku mencuri senpi milik Kanit Reskrim Polsek Pauh, Jumat (23/8/2019) kemarin, sekira pukul 08.00 WIB. Saat itu, pelaku sengaja datang ke Polsek Pauh dengan alasan ingin membuat laporan.

Saat membuat laporan, pelaku berpurapura mau ke toilet. Namun ternyata pelaku masuk ke ruangan Kanit Reskrim Polsek Pauh, yang saat itu sedang mandi.

Melihat ruangan sepi, pelaku kemudian mengambil senjata milik Kanit Reskrim yang disimpan dalam laci. Selain itu, pelaku juga mengambil handphone dan uang.

Ditambahkan Edi, usai melakukan aksinya pelaku melarikan diri ke Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi dengan menumpang angkutan batubara.

"Setelah kita lacak melalui HP yang dicuri, ternyata pelaku di berada di kumpeh," ujar Edi.

Kemudian tim gabungan melakukan pengejaran ke Kumpeh. Saat akan dilakukan penangkapan, pelaku melawan dengan melepaskan tembakan ke arah petugas.

"Ada enam peluru yang ditembakkan pelaku. Namun ia berhasil dilumpuhkan dengan tembakan oleh anggota," pungkas Edi.


Penulis: Novri/Ikbal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments