Jumat, 20 September 2019

Sempat Mencoba Bunuh Diri, Pelaku Pembacokan di Kumpeh Ulu Ditangkap


Senin, 09 September 2019 | 19:27:01 WIB


Kapolres Muaro Jambi AKBP Mardiono saat memberikan keterangan pers terkait kasus pembacokan di Kumpeh Ulu yang menewaskan seorang warga
Kapolres Muaro Jambi AKBP Mardiono saat memberikan keterangan pers terkait kasus pembacokan di Kumpeh Ulu yang menewaskan seorang warga / Metrojambi.com

SENGETI - Pelaku pembacokan yang menewaskan seorang warga di Desa Sumberjaya, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Senin (9/9/2019), berhasil ditangkap.

Pelaku diketahui bernama Rahman bin Ramli (25), warga RT 01 Desa Sumberjaya. Sebelum membacok Tatik (36) hingga tewas, pelaku sempat mencoba bunuh diri. Bahkan pelaku juga nekat memotong alat vitalnya.

"Pelaku atas nama Rahman sudah diamankan. Saat ini pelaku di Rumah Sakit Bhayangkara," kata Kapolres Muaro Jambi AKBP Mardiono saat press release di Mapolres Muaro Jambi.

Mardiono menerangkan, pelaku melakukan aksinya di dua tempat. Pertama, di belakang rumah Ramli, orang tua pelaku. Saat itu Ramli memberitahu saksi Radian kalau pelaku hendak bunuh diri.

Namun sesampainya di rumah, Ramli dan Radian tidak menemukan pelaku. Tidak lama kemudian pelaku muncul dari samping rumah dengan keadaan hanya mengenakan singlet tanpa memakai celana.

Saat itu, keadaan Rahman sudah berlumur darah di bagian paha dekat alat vitalnya. Saat itu pelaku juga masih memegang sebilah parang.

"Kemudian datang saudara Karim, dan mencoba menenangkan pelaku. Namun pelaku langsung emosi dan berusaha membacok Karim," terang Mardiono.

Karim akhirnya terkena bacokan di leher dan telinga sebelah kiri. Kemudian saksi dan korban Karim langsung melarikan diri dari lokasi kejadian untuk meminta pertolongan.

Sementara itu, pelaku langsung pergi menuju jalan raya. Seorang saksi bernama Yanto melihat pelaku memberhentikan kendaraan bermotor yang dikendarai Tatik yang tengah berjualan sayur keliling.

"Korban Tatik ini jatuh dari motornya karena diberhentikan mendadak oleh pelaku. Melihat korban jatuh pelaku langsung membacok kepala korban sebanyak dua kali yang mengakibatkan korban meninggal. Setelahnya pelaku langsung kabur ke perkebunan di belakang rumahnya," tutur Mardiono.

Aparat kepolisian bersama masyarakat langsung berusaha amankan pelaku. Saat hendak diamankan pelaku coba melemparkan parang ke petugas namun tidak kena. Meski sempat diamuk massa pelaku berhasil diamankan dengan beberapa luka di kepala dan tangan.

"Di TKP pertama di belakang rumah pelaku polisi temukan potongan alat vital yang diduga milik pelaku. Saat ini korban atas nama Tatik berada di RSUD Raden Mattaher untuk dilakukan autopsi. Sementara pelaku dan korban atas nama Karim saat ini masih ditangani secara medis di Rumah Sakit Bhayangkara," ujar Mardiono.


Penulis: Sudir Putra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments