Jumat, 20 September 2019

Tangkap Tiga Kurir Sabu, BNNP Jambi Amankan Senjata Api Rakitan


Selasa, 10 September 2019 | 10:59:39 WIB


Pelaku dan barang bukti yang berhasil diamankan
Pelaku dan barang bukti yang berhasil diamankan / Novri/Metrojambi.com

JAMBI - Tiga orang sindikat pengedar narkoba di wilayah barat Provinsi Jambi  berhasil dibekuk oleh Badan Nakotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi setelah mengantarkan pesanan ke Batanghari dan Saarolangun, Kamis (5/9). Ketiganya berinisial BG, BJ, dan IT.

Kabid Pemberantasan BNNP Jambi AKBP Agus Setiawan mengatakan, saat melakukan penangkapan pihaknya hanya mendapatkan 2,5 gram narkotika jenis sabu-sabu.

“Barang itu sudah berhasil dijual sebelum mereka diamankan, jadi barang bukti narkoba yang di dapat hanya sedikit saja,” kata Agus Selasa (10/9/2019).

Pada saat pemeriksaan, dari tangan tersangka juga diamankan dua pucuk senjata api (senpi) rakitan beserta amunisi yang belum terpakai.

“Senpi diduga itu digunakan untuk melindungi diri mereka dari kejaran petugas. Namun tersangka mengaku jika senjata itu untuk gaya saja” ujarnya.

Setelah dilakukan pengembangan dari keterangan tersangka tim BNNP mendapati nama tersangka IT yang ditangkap di desa Gurun Tuo Kabupaten Sarolangun.

Agus Setiawan menambahkan, saat operasi penangkapan ketiga tersangka tidak melakukan perlawanan, dimana penangkapan itu  telah kami rencanakan.

“Kalau dilihat dari jaringan ketiga tersangka ini terputus, meski sama-sama beroperasi di wilayah Barat Jambi,“ ungkapnya.

Agus menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara  wilayah Barat Provinsi Jambi masih rawan jaringan narkotika, terutama di wilayah Muaro Bungo yang umumnya adalah jalur masuk di pinggir barat Jambi.

“Daerah pinggir akan terus disisir mulai dari  Batanghari, Muaro Bungo sampai Kerinci untuk mengurangi atau mencegah perluasan jaringan narkotika, karena kawasan tersebut cukup strategis untuk peredaran narkoba,” tegasnya.

Untuk dua pucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta enam butir amunisi akan Penyidik BNNP akan berkoordinasi dengan Jaksa yang akan menangani kasus ini.

“Kalau itu saya harus koordinasi dulu sama pihak terkait, seperti Polda Jambi, karena domen BNN hanya pasal 112 dan 114 tentang Narkotika,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, ketiganya tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat  1 dan atau pasal 112 ayat 1  Undang-Undang  RI No. 35 tahun 2019 tentang narkotika dengan kurungan penjara maksimal 20 tahun penjara.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments