Jumat, 20 September 2019

Pengenalan Jerami Amoniasi Bersama Tim PPM-LPPM Jambi di Sungai Penuh


Selasa, 10 September 2019 | 21:38:57 WIB


Salah satu Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa jerami amoniasi merupakan usaha alternatif dengan memanfaatkan jerami padi yang berasal dari lahan sawah
Salah satu Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa jerami amoniasi merupakan usaha alternatif dengan memanfaatkan jerami padi yang berasal dari lahan sawah / metrojambi.com

BEBERAPA tempat di Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh, merupakan wilayah dengan potensi banjir karena letaknya yang berada pada cekungan tempat air berkumpul. Dalam kurun waktu satu tahun, rata-rata terjadi dua kali banjir yang menggenangi rumah penduduk, termasuk lahan hijauan untuk pakan ternak sapi.

Kondisi ini meresahkan peternak yang tergabung dalam Kelompok Tani Aur Duri dan Bigau Kencana di Desa Paling Serumpun dan Desa Tanjung. Pasalnya, salah satu mata pencarian utama masyarakat setempat adalah beternak sapi.

Salah satu Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa jerami amoniasi merupakan alternatif untuk mengatasi hal ini dengan memanfaatkan jerami padi yang berasal dari lahan sawah di sekitar dua desa tersebut.

Tim PPM-LPPM Universitas Jambi (Unja) yang diketuai oleh Jul Andayani S.Pt, MP yang juga putra daerah Kota Sungai Penuh, merasa terpanggil untuk mencoba mengatasi keresahan peternak di waktu banjir.

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat–Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (PPM–LPPM) merupakan salah satu bentuk keikutsertaan akademisi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Target luaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah peningkatan keterampilan peternak dalam pengolahan jerami padi.

Campuran jerami padi dan urea dengan komposisi sebesar 4 persen urea; 1 kg jerami L: 5 persen air, yang disimpan selama lebih kurang 21 hari. Campuran ini dikenal dengan sebutan jerami amoniasi yang  dapat digunakan sebagai alternatif pakan ternak sapi. Jerami amoniasi ini sudah banyak digunakan di berbagai daerah di Indonesia dengan hasil yang memuaskan.

Kegiatan pengabdian ini terdiri dari sosialisasi, penyuluhan, percontohan, pelatihan, pembuatan, pemanenan dan pemberian pakan jerami padi pada ternak sapi yang melibatkan anggota kelompok tani. Antusiasme peternak sangat dirasakan selama kegiatan ini berlangsung, karena harapan yang besar untuk menjaga kecukupan pakan ternak sapi mereka, terutama ketika banjir melanda. (***)


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments