Jumat, 20 September 2019

Warga Tiga Desa di Sumay Terusik dengan Kehadiran Kawanan Gajah


Selasa, 10 September 2019 | 22:14:14 WIB


Kawana gajah terpantau saat melintas wilayah Sumay, Kabupaten Tebo
Kawana gajah terpantau saat melintas wilayah Sumay, Kabupaten Tebo / istimewa

MUARATEBO – Kawanan gajah yang muncul di Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo mengancam keselamatan warga setempat. Ini karena perlintasan gajah itu berdampingan dengan tiga desa di kecamatan itu.

Tak hanya mengancam keselamatan, kehadiran gajah-gajah ini juga membuat perkebunan warga terancam rusak. Sedikitnya, warga tiga desa yang merasakan terganggu dengan kehadiran gajah-gajah tersebut. Desa itu yakni, Desa Muara Sekalo, Desa Suo Suo, dan Desa Semambu.

Kepala Desa Muaro Sekalo Suherman saat dikonfirmasi membenarkan jika aktivitas gajah di wilayahnya sangat meresahkan warga. Pasalnya keberadaan hewan dengan sensitivitas yang tinggi itu, hidupnya selaku berkelompok.

"Iya gajah di dalam masih banyak. Ini kita bersama kades tiga desa sepakat bakal membantu forum penyelamatan gajah dan manusia untuk menekan konflik dengan bangun koridor gajah," urainya.

Untuk itu kata dia, bersama tiga kepala desa yakni Kepala Desa Muara Sekalo, Desa Suo Suo dan Desa Semambu sepakat bakal membantu pembangunan project koridor gajah yang kerap jadi perlintasan gajah.

"Dari dulu sampai sekarang tiga desa ini sering jadi perlintasan gajah," sebutnya.

Menurut pengakuan Suherman, sesuai kesepakatan melalui rapat yang beberapa waktu lalu, pemerintah dan mitra perlindungan gajah bakal bikin koridor gajah. "Iya project ini adalah inisiasi dari program forest II yang dibantu nanti oleh masyarakat mitra konservasi MMK. Pusat informasi nanti dibangun di Desa Muaro Sekalo. FP II Forres programe dibantu dana KfW dari Jerman," papar Suherman.

"Mudah-mudahan project ini sesuai harapan kami dan warga. Jika ini terealisasi tentu kami merasa terbantu di tiga desa di Kecamatan Sumay ini, sebab ada perhatian dari pemerintah untuk menekan konflik satwa dan manusia," pungkasnya.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments