Minggu, 22 September 2019

Tokoh Muda Diprediksi Menang di Pilkada Sungai Penuh


Selasa, 10 September 2019 | 22:52:46 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

SUNGAIPENUH – Sejumlah nama bakal calon (balon) Walikota Sungai Penuh yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, mulai ramai dibicarakan di tengah masyarakat.

Tidak hanya politisi senior saja, tokoh muda pun ramai dibicarakan. Diantaranya, Dipo Ilham dan Defitra Eka Jaya. Bahkan keduanya dinilai punya peluang besar memenangkan Pilwako Sungai Penuh.

Dipo Ilham misalnya, ia memiliki pengalaman yang mumpuni di dunia politik. Tidak hanya di tingkat daerah saja bahkan sudah sampai di tingkat Nasional. Wasekjen PAN ini juga memiliki massa yang fanatik terutama di tingkat kota Sungai Penuh, dikarenakan Dipo Ilham merupakan putra asli Sungai Penuh.

Sementara, nama Defitra Eka Jaya merupakan nama yang sudah tidak asing lagi di tingkat Kota Sungai Penuh, bahkan nama Defitra Eka Jaya yang biasa dipanggil DEJ sudah menjadi nama yang sering disebut salah satu tokoh muda berpengaruh di Kota Sungai Penuh.

Ditambah lagi keberhasilannya menyatukan tiga dusun di Sungai Penuh, menjadi prestasi yang gemilang yang tentunya menguntungkan dan menjadi batu loncatan bagi DEJ untuk maju pada Bursa Pilwako Sungai Penuh 2020 nantinya.

"Keduanya merupakan tokoh muda Sungai Penuh yang punya pengaruh dan sudah dikenal dan akrab dengan masyarakat Sungai Penuh, jika Wakilnya cocok keduanya menjadi bacalon Walikota yang tangguh 2020 ini," ungkap Aktivis Muda Sungai Penuh, Even.

Dipo Ilham beberapa waktu lalu tidak menampik akan maju pada Pilwako tahun 2020 nantinya, namun dirinya menyebut semuanya perlu proses. Sebelum menyatakan maju tentunya partai harus melaksanakan survei terlebih dahulu.

"Kita lihat nanti, yang jelas hasil survei baik secara pribadi maupun partai menjadi patokan kita nanti," sebutnya.

Sementara itu, DEJ pada acara qurban Forum tiga dusun beberapa waktu lalu mengaku tidak akan maju pada Pilwako Sungai Penuh. "Saya mungkin tidak akan maju pada Pilwako Sungai Penuh, siapapun yang maju dan menang nanti akan kita dukung programnya dalam membangun Kota Sungai Penuh," sebutnya.

Menariknya, meski tidak menyatakan maju sebagai Bacawako Sungai Penuh, namun di sejumlah postingannya di FB, DEJ justru sangat menginginkan kemajuan Kota Sungai Penuh dan menunjukkan ketertarikannya untuk maju pada Pilwako tahun 2020.

Bahkan pada setiap postingan facebooknya selalu tersirat tentang Pilwako Sungai Penuh dan usaha memajukan Kota Sungai Penuh.

Sementara di luar Sungai Penuh, ada salah salah satu kandidat yang sudah menyatakan sikap untuk bertarung pada kontestasi politik lima tahunan itu yakni Fikar Azami, putra dari Walikota Sungai Penuh, Asafri Jaya Bakri (AJB).

"Saya sudah menyatakan diri untuk maju di Pilwako," katanya kepada awak media di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (9/9/2019).

Bahkan, mantan Ketua DPRD Kota Sungai Penuh ini pun mengaku sudah melakukan penjajakan komunikasi politik dengan semua Partai Politik (Parpol) untuk mendapatkan perahu.

"Mungkin awal tahun baru jelas partai apa, kita sudah membuka komunikasi, dengan semua partai," bebernya.

Saat ditanya siapa sosok wakil yang akan mendampinginya, Fikar menegaskan, jika tengah melaksanakan survey, karena banyak sekali tokoh yang muncul saat ini.

"Kita juga belum tau lawan kita siapa karena belum jelas saat ini. Tentu wakil pun harus kita survey agar lancar menghadapi Pilwako," jelasnya.

Soal mencuatnya nama Mursida, Camat Jambi Selatan yang belakangan disebut-sebut bakal berpasangan dengan Fikar di Pilwako, mantan Ketua DPRD Kota Sungaipenuh ini tak menampik jika hal itu bisa saja terwujud.

Ia mengaku jika nama Mursida merupakan salah satu tokoh Sungai Penuh yang masuk dalam surveinya.

"Kalau memang nanti hasil surveinya ibu Mursida itu pantas untuk berkolaborasi di Pilkada 2020. Kenapa tidak, boleh-boleh saja," kata Fikar saat hadir saat pelantikan DPRD Provinsi Jambi, Senin (9/9/2019).

Ia menjelaskan, memang belum ada pembicaraan menggandeng Mursida sebagai calon wakil, tetapi ia meminta dukungan secara pribadi keluarga besar Mursida di Sungai Penuh.

"Saya sudah mengenal ibu Mursida, kalau pembicaraan ke arah wakil memang belum ada," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments