Jumat, 20 September 2019

Polres Batanghari Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa


Rabu, 11 September 2019 | 11:44:10 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / istimewa

MUARABULIAN - Satreskrim Polres Batanghari menetapkan dua orang tersangka dalam kasus korupsi Dana Desa (DD) Napal Sisik, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari tahun anggaran 2018 lalu.

Dua orang yang terseret dalam kasus penyelewengan DD ini yaitu Sargawi (45) selaku Pjs Kepala Desa Napal Sisik periode 2017-2018. Sargawi juga merupakan PNS di SD 31. Kemudian Bambang Heri Jasmani (30) selaku Kasi Pemerintahan Desa Napal Sisik/Mantan Ketua TPK tahun 2018.

Hal ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Batanghari, Iptu Orivan Irnanda. Ia mengatakan, dua orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka pada 2 September 2019.

“Penetapan status tersangka pada dua pejabat Desa Napal Sisik ini berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap para saksi," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (11/9).

Orivan melanjutkan, berdasarkan penghitungan oleh Inspektorat Kabupaten Batanghari, dana yang diselewengkan berjumlah Rp 154 juta lebih.

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa pada 2018 lalu, Desa Napal Sisik ini mendapat anggaran DD yang bersumber dari APBN sejumlah Rp 732 juta.

Lalu dalam penggunaan anggaran tersebut terdapat sejumlah kegiatan, yaitu pemeliharaan gedung PAUD, Posyandu, gedung serba guna dan pengadaan sarana/prasarana olahraga.

"Dari 4 kegiatan itu ditemukan kerugian dari dua kegiatan yaitu kegiatan pemeliharaan gedung serbaguna sekira Rp 51 juta serta pengadaan sarana/prasarana olahraga dengan kerugian Rp 103 juta," sebut Orivan.

Saat ini, kata dia, kedua tersangka belum dilakukan penahanan. Lantaran masih dalam proses penyidikan lebih lanjut. "Keduanya secepatnya akan kita lakukan penahanan. Dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka tambahan yang terseret dalam kasus ini dari pengembangan selanjutnya," jelasnya.

Kedua tersangka disangkakan pasal 2 ayat (1) UU RI Nomor 31 tahun 1999 jo UU RI no 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUH Pidana atau persangkaan Subsider pasal 3 UU RI Nomor 31 tahun 1999 jo UU RI no 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUH Pidana.

"Ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara," pungkasnya.

Chy


Penulis: Chy
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments