Rabu, 18 September 2019

Kesal Kades Tak Penuhi Denda Adat, Warga Segel Kantor Desa


Kamis, 12 September 2019 | 07:57:50 WIB


Warga saat menyegel kantor Kepala Desa Titian Teras, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin
Warga saat menyegel kantor Kepala Desa Titian Teras, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin / Metrojambi.com

BANGKO - Kantor Kepala Desa Titian Teras, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin disegel warga. Penyegelan ini merupakan buntut dari kekesalan warga terhadap ulah kades yang diduga berbuat tidak senonoh kepada warganya.

Dugaan pelecehan seksual oleh kepala desa (Kades) Md terhadap WD (38), istri tetangganya sendiri terjadi Juli lalu, hingga berujung dengan sidang adat. Kades didenda membayar dua ekor kambing dan beras.

Lembaga Adat Dasa (LAD), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan perangkat desa serta pegawai syarak menetapkan sanksi adat terhadap Kades. Namun Kades yang awalnya mengakui dan menerima sanksi adat yang diputuskan, hingga saat ini tak membayarnya.

Kesal dengan tindakan Kades itu, puluhan warga melakukan aksi penyegelan terhadap kantor desa. "Atas nama pemuda dan masyarakat kami turun aksi menyegel kantor kepala desa untuk sementara," ujar Syamsul Hadi, tokoh pemuda Titian Teras.

Jika persoalan belum bisa diselesaikan, lanjut Syamsul, tidak menutup kemungkinan warga akan melakukan aksi serupa yang lebih besar. Ia berharap pihak terkait segera tanggap menyelesaikan.

"Mohon kepada pihak terkait desa atau kecamatan untuk segera menyelesaikan permasalahan ini," tambahnya.

Sementara itu, Camat Batang Masumai Sapwan saat dikonfirmasi membenarkan adanya aksi penyegelan kantor Kepala Desa Titian Teras tersebut, dan mengatakan pihaknya telah turun untuk membantu penyelesaian kasus ini.

"Kami sudah turun dan mendengar langsung dari warga, intinya kami akan membantu memfasilitasi menyelesaikan masalah ini," ujar Sapwan, Rabu (11/9/2019).


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments