Selasa, 14 Juli 2020

Diduga Karena Kabut Asap, Al Fikri Harus Jalani Perawatan dengan Mata Diperban


Jumat, 13 September 2019 | 19:53:41 WIB


Anggota DPRD Provinsi Jambi M Juber saat menjenguk Al Fikri, bocah asal Tanjabtim yang menjalani perawatan di Siloam Hospital Jambi karena matanya mengalami iritasi diduga akibat kabut asap
Anggota DPRD Provinsi Jambi M Juber saat menjenguk Al Fikri, bocah asal Tanjabtim yang menjalani perawatan di Siloam Hospital Jambi karena matanya mengalami iritasi diduga akibat kabut asap / Metrojambi.com

JAMBI -- Seorang anak bernama Al Fikri asal Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), saat ini harus mendapatkan perawatan intensif di Siloam Hospital Jambi dengan kondisi kedua matanya diperban.

Al Fikri sudah lima hari menjalani perawatan di Siloam Hospital Jambi. Kedua matanya terpaksa diperban karena diduga mengalami iritasi akibat dampak kabut asap di wilayah Tanjabtim.

Sari, orang tua Al Fikri saat diwawancarai wartawan mengatakan, anaknya tersebut mengalami iristasi pada mata diduga karena pekatnya asap yang menyelimuti wilayah Tanjabtim saat ini.

"Kalau kata dokter karena asap, membuat mata kering," kata Sari, Jumat (13/9/2019).

Ditambahkan Sari, jika nanti anak sudah sehat, untuk sementara tidak diperbolehkan pulang ke Tanjabtim hingga kondisi asap hilang. "Kalau asap sudah hilang baru boleh pulang. Matanya sudah terinfeksi asap," ujarnya.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jambi asal Tanjabtim, M Juber, mengatakan anak tersebut diduga terkena asap kathula, sehingga membuat matanya mengalami iritasi.

"Bocah ini diduga terkena iritasi asap. Kami berharap semua pihak bisa bersama-sama menangani Kathula," tandasnya.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments