Minggu, 12 Juli 2020

Polda Jambi Tangkap Kawanan Pencuri Sarang Walet


Sabtu, 14 September 2019 | 05:58:05 WIB


Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol M Edi Faryadi saat memberikan keterangan pers terkait penangkapan kawanan pencuri spesialis sarang walet
Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol M Edi Faryadi saat memberikan keterangan pers terkait penangkapan kawanan pencuri spesialis sarang walet / Metrojambi.com

JAMBI -- Empat dari delapan orang kawanan pencuri spesialis rumah walet berhasil ditangkap Tim Resmob Direktorat Reserse Krimimal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi. Salah seorang pelaku yang ditangkap diketahui memiliki senjata api.

Empat orang pelaku yang ditangkap yakni, Angga Aprian (28), warga Desa Sumber Harapan, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, serta Amin Nariamin (30), Roni Saputra (23), dan M Abrorir (39), warga Jalan Tri Rejo, RT 18 Kelurahan Kenali Asam Basah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Saat ditanyai wartawan, tersangka Amin Nuriamin mengaku sudah beberapa kali beraksi. Diantaranya di kawasan Paal X, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, serta Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).

"Di Paal X kami beraksi enam orang. (Aksi, red) terakhir delapan orang," ujar Amin saat ditemui di Mapolda Jambi, Jumat (13/9/2019).

Ditambahkannya, sarang walet yang berhasil dibawa kabur dijual dengan harga pervariasi. Hasilnya kemudian dibagi dengan pelaku lainnya.

"Uang yang diperoleh digunakan untuk keperluan sehari-hari," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol M Edi Faryadi mengatakan, saat beraksi para pelaku berbagi peran. Ada yang menunggu di mobil, ada yang mengamati situasi, ada yang mendobrak pintu, dan ada pula yang menodongkan senjata api.

Saat beraksi di wilayah Betara, lanjut Edi, pelaku Amin Nuriamin sempat menembakkan senjata api miliknya ke arah Majimun, yang saat itu tengah menunggu sarang walet yang didatangi kawanan pelaku.

"Kejadiannya 3 September 2019 lalu. Saat itu penunggu sarang walet bernama Majimun nyaris terkena tembakan," ungkap Edi.

Kepada wartawan, Edi juga menerangkan kronologis aksi kawanan pencuri tersebut di wilayah Betara. Saat itu, mereka beraksi delapan orang. Mereka mendatangi lokasi menggunakan mobil Totoya Avanza.

Saat itu, pelaku terlebih dahulu mendobrak pintu. Kemudian pelaku Amin Nuriamin langsung menembakkan pistol ke arah korban Majimun.

"Saat itu korban juga diikat dan disekap. Setelah melancarkan aksinya, para pelaku langsung kabur," kata Edi.

Lebih lanjut Edi mengatakan, keempat pelaku ditangkap di lokasi berbeda. Angga Aprian di tangkap di Kabupaten Bungo, dan yang lainnya di rumahnya masing masing di Kenali Asam Bawah Kota Jambi.

Ditambahkan Edi, saat ini pihaknya juga tengah mendalami kepemilikan senjata yang digunakan Amin Nairamin tersebut. "Senjata rakitan empat peluru. Saat ini masih dikembangkan masih," sebut Edi.

Dikatakannya lagi, saat ini pihaknya juga masih mencari keberasaan empat pelaku lainnya. "Untuk pelaku yang belum tertangkap masih kita cari," pungkasnya.


Penulis: Novri/Ikbal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments