Minggu, 12 Juli 2020

Sudah 15.238 Warga Tebo Mengidap ISPA


Minggu, 15 September 2019 | 21:00:51 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARATEBO - Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus bertambah. Hal ini terlihat dari jumlah pengidap Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Kabupaten Tebo.  

Dari semula dilaporkan 11 ribuan, kini sudah bertambah menjadi 15.238 orang. Ini dikatakan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tebo, dr Riyana Elizabet, kemarin.

Disebutkannya, jumlah tersebut berdasarkan laporan kunjung pasien penderita IPAS di 20 puskesmas di Kabupaten Tebo. Dari laporan itu, kunjungan pasien tertinggi berada di Puskesmas Rimbo II Kecamatan Rimbo Bujang yakni sebanyak 2.387 orang.

Kemudian di Puskesmas Mangupeh Kecamatan Tengah Ilir sebanyak 1.473 orang, dan Puskesmas Rimbo Bujang IX sebanyak 1.176 orang.  

"Selain tiga puskesmas itu, ada dua puskesmas lagi yang kunjungan pasiennya lebih dari 1.000 orang yakni Puskesmas Teluk Singkawang dan Puskesmas Sungai Abang," kata Riyana.

Sementara, kunjungan pasien terendah di Puskesmas Pintas Tuo Kecamatan Muara Tabir. "Di Puskesmas ini pasien ISPA hanya 181 orang," kata Riyana lagi.

Menurut Riyana, pihaknya telah melakukan berbagai langkah untuk menekan angka penderita ISPA. Mulai dari sosialisasi dan memberikan himbauan kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah hingga membagikan masker gratis.

"Setiap petugas puskesmas telah saya instruksikan untuk melakukan sosialisasi bahaya Karhutla. Dan kepada pihak puskesmas juga sudah melakukan kegiatan sosial berupa membagi-bagikan masker gratis kepada masyarakat," ujarnya.

Untuk diketahui, hasil pantauan pencemaran udara yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tebo pada Minggu, particulate meter (PM) 10 sudah mencapai 521 dan nilai ISPU 421 kategori bahaya.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments