Selasa, 25 Februari 2020

Serius Maju di Pilbup Bungo, Riduwan Ibrahim Daftar ke PDIP


Minggu, 15 September 2019 | 23:05:40 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARABUNGO – Riduwan Ibrahim menunjukkan keseriusannya ingin maju Pemilihan Bupati (Pilbup) Bungo 2020 mendatang. Tidak hanya menyampaikan niatnya di muka umum, bahkan adik ipar gubernur Jambi ini ikut mendaftarkan ke  DPC PDI-Perjuangan Bungo.

Seperti diketahui, PDI Perjuangan beberapa waktu lalu telah melakukan pembukaan penjaringan balon bupati Bungo. RI mengutus timnya mengambil formulir dan sekaligus langsung mengembalikannya ke Tim Penjaringan Bacabup PDIP Bungo.

"Alhamdulillah kami sudah selesai mendaftar untuk RI ke PDIP untuk partai pendukung pada Pilkada Bungo," ujar Roy Imron selalu tim sukses Riduwan Ibrahim, Minggu (15/9/2019).

Mengenai kenapa memilih PDIP, Tim Riduan Ibrahim mengungkapkan, setidaknya dua alasan. Pertama, karena PDIP merupakan partai pertama di Bungo yang membuka pendaftaran penjaringan bakal calon bupati.

Selain itu, RI memilih maju kembali dalam Pilbup Bungo 2020 lewat PDIP karena partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu yang intens jalin komunikasi. "Karena mekanismenya mendaftar, saya tetap. Sama dengan pendaftar, yakni ikut mendaftar," jelasnya.

Roy berharap PDIP bisa ke depan menjalin tali silatuhrahmi dan bekerja sama dengan baik pada kontestasi pilkada Bungo untuk Riduwan Ibrahim. "PDIP adalah partai terbuka, kami berharap ke depan bisa bekerjasama dengan baik," tuturnya.

Sementara itu ketua DPC PDIP Perjuangan Bungo, Gusriyandi Rifai, membenarkan bahwa sudah satu bacabup yang mendaftarkan diri di PDIP sampai saat ini.

"Benar hari ini kami didatangi oleh tim dari bacabup yakni Riduwan Ibrahim, mereka mengambil berkas formulir pendaftaran dan diserahkan kembali. Artinya Riduwan Ibrahim meminta partai kami untuk menjadi partai pendukungnya," ujar Gusriyandi Rifai.

Untuk berkas tersebut, kata Anggota DPRD Bungo ini akan diajukan ke DPP, untuk proses lebih lanjut.  "Berkas pendaftaran ini akan kita ajukan ke DPP PDIP, apakah di setujui apa tidak," tutupnya.


Penulis: Budi Prasetyo
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments