Selasa, 15 Oktober 2019

Fahrurazi Jabat Plt Dirut RSJ Jambi Gantikan Hernayawati


Senin, 16 September 2019 | 11:55:01 WIB


Serah terima jabatan (sertijab) dari Hernayawati kepada Fachrurrozi
Serah terima jabatan (sertijab) dari Hernayawati kepada Fachrurrozi / Rina/Metrojambi.com

JAMBI - Fahrurazi ditunjuk menjadi Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Jambi menggantikan Hernayawati.

Hari ini, Senin (16/9/2019), juga telah digelar serah terima jabatan (sertijab) dari Hernayawati kepada Fahrurazi, disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M Dianto.

Dalam sambutannya, Hernayawati mengatakan, saat ini dirinya seperti kilas balik 9 tahun lalu. Dimana saat itu dirinya dilantik pertama kali menjadi Dirut RSJ Jambi.

"Pada waktu itu saya dilantik, pertama kali menyampaikan sambutan sekaligus meyakinkan diri bahwa akan membawa RSJ ke arah yang lebih baik," ujarnya.

Hernayawati mengaku masuk ke dalam bagian RSJ waktu itu juga merupakan hal yang baru. "Sebab sebelumnya saya lebih banyak berkecimpung di kesehatan masyarakat," ungkapnya.

Saat itu, kata Hernayawati, kondisi rumah sakit cukup memprihatinkan, seperti Poliklinik yang kecil. Kondisi ini, kata Hernayawati, memicu dirinya untuk lebih banyak berbuat, mencari solusi apa solusinya.

Dirinya berpesan, bahwa akan banyak sekali surat kaleng. Karena pastinya ada kondisi zona aman yang terganggu. "Jika dihitung surat kaleng selama 2 tahun belakangan ada belasan surat masuk," bebernya.

Tahun 2018 hingga 2019 ini, Hernayawati mengatakan, merupakan masa yang sulit karena ada ketentuan baru dari pihak BPJS Kesehatan adanya rujukan berjenjang.

"Tentu ini berpengaruh untuk rumah sakit. Kemudian terkait dengan pasien dinas sosial tidak boleh lagi merawat pasien yang tidak layak rawat. Akan dipending dan akan tidak dibayarkan. Ini akhirnya membuat penolakan-penolakan terhadap pasien," sebutnya.

Sementara itu, Plt Dirut RSJ Provinsi Jambi Fahrurazi mengaku menerima surat perintah dari Gubernur pada 11 september 2019 lalu.

"Ini suatu proses alamiah. Regenerasi akan tetap terjadi. Saya pun tentu memiliki konsekuensi yang harus dijalani terhadap amanah ini pula," ujarnya.

Oleh karenanya, Fahrurazi meminta dukungan dan kerjasama semuanya terlebih dalam melanjutkan kemajuan RSJ sendiri.

"Memohon dukungan untuk akreditasi RSJ juga. Tidak ada pilihan lain. Kita harus maju. Kami meminta ibu Hernayawati untuk tetap mengikuti kegiatan-kegiatan di RSJ," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Hernayawati menyatakan mundur dari jabatan Dirut RSJ Jambi. Alasannya, ia memilih menjadi pejabat fungsional.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments