Minggu, 15 Desember 2019

Dewan Kumpulkan OPD Bahas Penyelesaian Karhutla


Rabu, 18 September 2019 | 22:24:58 WIB


DPRD Provinsi Jambi saat menggelar hearing dengan penggiat lingkungan
DPRD Provinsi Jambi saat menggelar hearing dengan penggiat lingkungan / dok.metrojambi.com

JAMBI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi, Rabu (18/9/2019) pagi, mengumpulkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta perusahaan kehutanan dan perkebunan, untuk membahas penyelesaian Karhutla yang terjadi saat ini.

Berbagai permasalahan diungkapkan para anggota dewan yang baru dilantik tersebut, baik terkait solusi jangka panjang dan pendek. Menariknya, permasalahan masker anak yang tak memenuhi standar selama ini juga jadi permasalahan.

Hal itu diungkapkan Pinto Jayanegara dari Fraksi Golkar. Menurutnya, Dinas Kesehatan harus memberikan penjelasan mengenai masker penutup hidung yang standar.

"Jangan masker yang tipis-tipis seperti kebanyakan. Ini penting untuk kesehatan anak-anak, harusnya masker N95 yang diberikan oleh Dinas Kesehatan," ujarnya.

Lain lagi dengan Faisal Riza dari Fraksi Gerindra, yang menyoroti jawaban pemerintah yang kurang maksimal. "Seperti jawaban pemerintah saat Gubernur diwawancarai live di media nasional kemarin sore, jawabannya kurang maksimal. Harusnya ada jangka pendek dan panjang yang jelas," ujarnya.

Sementara itu, politisi PKB Juwanda turut mempertanyakan perbedaan data yang disajikan Satgas Karhutla dan NGO seperti Warsi.

"Data mana yang kita pakai harus jelas, selain itu seperti ukuran ISPU harus dijelaskan masyarakat, seperti malam tadi sangat berbahaya harus diumumkan jangan nanti anak dan ibu hamil keluar," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments