Kamis, 12 Desember 2019

YLKI Sebut Jambi Hanya Dapat Sisa Setrum


Senin, 26 Oktober 2015 | 10:39:40 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Pemadaman listrik yang dilakukan PLN beberapa waktu belakangan ini, membuat warga Kota Jambi mengeluh. Betapa tidak, dalam sehari bisa terjadi dua kali pemadaman dengan jangka waktu yang cukup panjang.

"Sehari dua kali matinya. Katanya bergiliran, ini sudah terus-terusan bukan giliran lagi,” keluh Budi, warga Telanaipura.

Menurut Budi, pihak PLN harusnya bertanggung jawab dengan kondisi saat ini. “Jangan tahunya menaikan tarif saja, mengatasi pemadaman tak bisa,” tukasnya.

Sementara itu Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Jambi menuding pemadaman bergilir yang dilakukan PLN saat ini sudah tidak sesuai dengan jadwal yang dikeluarkan PLN.

Ketua YLKI Jambi, Ibnu Kholdun, mengatakan pemadaman saat ini sangat merugikan pelanggan PLN di Jambi. Menurut dia, pemadaman bergilir yang diakibatkan menurunnya debit air di sumber pembangkit tidak merata.

"Intensitas pemadaman di Jambi sangat tinggi, sampai dua kali sehari," sebut Kholdun.

Hal ini sebut dia, dikarenakan Jambi hanya mendapat sisa daya yang tersedia. Dimana pengaturan daya diatur oleh PLN wilayah Palembang yang merupakan induk dari PLN Cabang Jambi.

Untuk itu, dia mendesak semua wakil rakyat Jambi yang duduk di Senayan untuk mengupayakan PLN Jambi berdiri sendiri bukan cabang dari PLN Palembang. Menurutnya, hingga saat ini belum terlihat upaya dari wakil rakyat Jambi yang duduk di Senayan untuk mengupayakan hal tersebut.  

"YLKI minta anggota DPD dan DPR RI, Perwakilan Jambi, memperjuangkan ini. Saudara dipilih untuk memperjuangkan aspirasi rakyat Jambi, bukan untuk senang-senang duduk di Senayan," tegasnya.


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments