Kamis, 5 Desember 2019

Kasus Peluru Nyasar, Penyidik Sudah Mintai Keterangan Empat Saksi


Selasa, 27 Oktober 2015 | 21:28:17 WIB


Puji Tri Wahyuni saat menjalani perawatan setelah diduga menjadi korban peluru nyasar
Puji Tri Wahyuni saat menjalani perawatan setelah diduga menjadi korban peluru nyasar / Istimewa

JAMBI – Pemeriksaan terkait insiden peluru nyasar dengan korban mahasiswi bernama Puji Tri Wahyuni (19), hingga saat ini masih dilakukan pihak Polda Jambi. Sejauh ini, sudah ada empat orang saksi yang dimintai keterangannya oleh penyidik.

Selain itu, penyidik juga sudah menerima hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Palembang terhadap proyektil peluru yang bersarang di tubuh Puji. Dari hasil pemeriksaan labfor, yang bersarang di tubuh Puji diketahui merupakan peluru asli dengan ukuran 8 melimeter.

“Hasil (labfor, red) sudah keluar, dan saat ini masih kita lakukan penyelidikan. Empat saksi juga sudah dimintai keterangan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Pol. Irawan David Syah, saat dikonfirmasi wartawan via ponselnya, Selasa (27/10).

“Yang jelas pada saat kejadian, di lokasi kejadian tidak ada penggerebekan,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Puji menjadi korban peluru nyasar Selasa (6/10) lalu, saat berada di Lorong Merah Putih, RT 14 Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan. Pada saat kejadian, ia sempat mendengar suara tembakkan, namun tidak menyangka jika mengenai dirinya.

Akibat peluru nyasar tersebut, Puji harus dilarikan ke RSUD Raden Mattaher Jambi untuk mendapatkan perawatan. Kamis (8/10) lalu juga sudah dilakukan operasi untuk mengangkat proyektir peluru yang ada di tubuh Puji.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments