Jumat, 15 November 2019

SKK Migas-PetroChina Gelar Gerakan Gemar Membaca Melalui Mendongeng


Minggu, 28 Juli 2019 | 23:14:39 WIB


/ istimewa

KUALATUNGKAL – SKK Migas - PetroChina International Jabung Ltd menggelar kegiatan gerakan gemar membaca melalui mendongeng, di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kualatungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sabtu(27/07).

Kegiatan ini dilaksanakan SKK Migas-PetroChina bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Tanjabbar dan didukung Dinas Pendidikan Tanjabbar serta komunitas dongeng setempat.

Puluhan siswa dan siswi SLB Negeri Kualatungkal antusias mendengarkan dongeng bersama Perpustakaan Keliling dengan judul "Ima Anak Jujur" yang disampaikan Kak Deti, dari komunitas Kampung Dongeng Seloko, dengan bantuan boneka tangan.

"Ini merupakan roadshow kedua dari program mendongeng ini. Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan ini," ujar Berlian Santosa, dari komunitas Kampung Dongeng Seloko di Jambi, Minggu (28/7).

Sebelumnya, juga dilakukan pelatihan mendongeng kreatif yang digelar di Kantor Bappeda Kabupaten Tanjabbar.

Kegiatan ini, merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial SKK Migas – PetroChina untuk meningkatkan minat dan budaya membaca masyarakat, khususnya di kalangan anak-anak sejak usia dini.

Acara mendongeng bagi siswa-siswi SLB di Kualatungkal ini, dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan Tanjabbar, Kepala SLB Kualatungkal, Dinas Pendidikan, Comdev PetroChina Jabung, Lasno serta kader komunitas dongeng Tanjabbar.

Mobil perpustakaan keliling yang dilengkapi dengan berbagai kebutuhan dan merupakan bantuan dari SKK Migas-PetroChina dihadirkan dalam kegiatan yang bertujuan mengoptimalkan perpustakaan sebagai dukungan mewujudkan Tanjung Jabung Barat sebagai kabupaten layak anak.

PetroChina sendiri pada 2017 lalu, sudah menyerahkan satu unit mobil untuk perpustakaan keliling, dan rencananya akan diserahkan mobil perpustakaan kedua pada 2019 ini.
Mobil perpustakaan ini dilengkapi dengan rak buku, komputer, laptop dan modem, tenda mampu jinjing, kursi pengunjung dan pelantang. (*)


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments