Rabu, 5 Agustus 2020

Nasdem Sungai Penuh Buka Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah, Ini Persyaratannya


Selasa, 01 Oktober 2019 | 10:45:22 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

SUNGAIPENUH - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Sungai Penuh mulai Rabu (2/9/2019) besok akan membuka penjaringan bakal calon (Balon) kepala daerah untuk Pilkada 2020 mendatang.

“Intruksi dari DPW mulai 23 September sudah boleh membuka penjaringan. Namun untuk Kota Sungai Penuh pendaftaran akan dibuka tanggal 2 sampai 23 Oktober 2019. Keputusan ini berdasarkan hasil rapat koordinasi antara DPD Nasdem Kota Sungai Penuh dengan DPW Provinsi Jambi,” ujar Sekretaris DPD Nasdem Kota Sungai Penuh Tole S Hadiwarso.

Tole menyebutkan, beberapa kandidat sudah ada yang menjalin komunikasi dengan Nasdem, baik melalui dirinya pribadi atau melalui melalui kader yang lain. "Sejumlah bacalon sudah komunikasi dengan kita dan kader partai," sebutnya.

Dikatakannya lagi, ada 7 persyaratan yang dikeluarkan oleh DPW untuk penjaringan bakal calon kepala daerah yang akan maju di Pilkada 2020. Pertama, berpotensi untuk menang, yakni memiliki popularitas, elektabilitas, dan memiliki kemampuan melakukan mobilisasi dukungan logistik.

Kedua, bakal calon memiliki kompetensi dan komitmen kepada rakyat dan Partai Nasdem. Ketiga, bersedia menandatangani fakta integritas yaitu bersedia mengundurkan diri apabila melakukan tindakan pidana ekstrimisme, korupsi, kekerasan terhadap anak dan perempuan, narkoba.

Keempat, bersedia untuk melaksanakan survei pada lembaga survei yang disetujui oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem. Kelima, wajib melibatkan struktur partai dalam pemenangan Pilkada.

Keenam Bacalon wajib melibatkan saksi partai NasDem dalam pemenangan Pilkada. Terakhir, Bacalon menyerahkan kelengkapan administrasi.

“Hal ini sesuai peraturan organisasi Partai NasDem no 006-PO/DPP-NasDem/IX/2019 tentang tata cara penjaringan, verifikasi dan penetapan bakal calon kepala daerah dan atau Wakil Kepala daerah tahun 2020,” ungkapnya.

Anggota DPRD Kota Sungai Penuh yang baru terpilih ini menyampaikan, untuk tahapan penjaringan terdiri dari pengumuman pendaftaran, talent scouting, dan pendaftaran bakal calon.

“Nanti, Bappilu yang melakukan verifikasi terhadap dokumen persyaratan bakal calon. Setelah itu hasil verifikasi Bacalon Walikota dan Wakil Walikota diserahkan kepada DPD untuk diplenokan,” ujar Tole.

Ditambahkannya, seluruh struktur dan kader partai Nasdem mulai tingkat DPC, DPD , DPW dilarang lakukan pungutan dan menerima mahar dalam bentuk apapun pada proses pencalonan.

Selain itu, seluruh struktur, organisasi sayap dan kader partai dilarang mendukung pasangan calon yang tidak diusung oleh partai.

“Pastinya calon yang kita usung nantinya optimis menjadi pemenang. Sehingga untuk itu, struktur partai harus dilibatkan mulai dari tingkat DPD sampai ke ranting. Termasuk pengadaan saksi sampai ke tingkat TPS,” terangnya.

Lebih lanjut Tole mengatakan, calon yang diusung oleh Partai Nasdem merupakan hasil dari lembaga survei yang mendapat rekomendasi dari DPP.

“Pastinya dalam pemilihan calon nantinya, pengurus DPP, pengurus DPW tidak semena-mena karena ini berdasarkan hasil survei dan bukan karena kedekatan hubungan emosional atau kekuatan finansial. Itu yang membedakan kita dengan yang lain,” ungkapnya.

Untuk target, sambung Tole, Partai NasDem Kota Sungai Penuh menargetkan memenangkan Balon yang diusung partai dalam Pilkada serentak tahun 2020.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments