Rabu, 19 Februari 2020

Rencana Pembangunan Fly Over Simpang Mayang Masih Tahap Pembebasan Lahan


Rabu, 02 Oktober 2019 | 21:31:34 WIB


Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi M Fauzi
Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi M Fauzi / dok.metrojambi.com

JAMBI – Terkait rencana pembangunan flay over di SImpang Mayang, Kota Jambi, saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan di empat titik, baik dari arah Tugu Juang maupun Simpang Rimbo.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi M Fauzi saat dikonfirmasi mengatakan, dalam proses pembebasan lahan tersebut pihaknya juga telah meminta pendampingan hukum kepada pihak Kejaksaan Tinggi.

"Pembangunan fly over tetap kita persiapkan. Dan untuk pembebasan lahan kita sudah berkoordinasi dengan kejaksaan. Insyaallah kendala itu (pembebasan lahan,red) nantinya dapat diatasi, sehingga pembangunan fly over ke depan tidak ada masalah," terang Fauzi. Rabu (2/10/2019).

Ditanyakan apabila nantinya ada masyarakat setempat yang tetap tidak mau membebaskan lahannya, Fauzi menyebut maka akan melalui tahap penyelesaian secara hukum. "Tidak bisa kita putuskan, harus secara pendampingan hukum," ujarnya.

Selain itu, dijelaskan Fauzi bahwa selama proses pembangunan fly over itu, ada beberapa rencana rekayasa lalu lintas serta permasalahan-permasalahan potensial yang akan dihadapi pada saat pelaksanaan kontruksi terhadap dampak lingkungannya.

"Potensi masalah diantaranya struktur fly over dibangun dengan menggunakan peralatan berat yang menghasilkan emisi gas buang. Dimana emisi gas tersebut berpotensi mencemari udara sekitar proyek. Penyemaran udara tersebut dapat mengakibatkan gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar, jika terpapar pencemaran udara dalam jangka waktu yang lama," beber Fauzi.

Oleh karenanya, Fauzi menyebutkan untuk rencana penanganannya yakni dengan mengontrol dan meminimalisir dampak pencemaran udara dengan melakukan pengujian kadar polusi udara secara berkala, dan melakukan pebagian masker kepada masyarakat sekitar.

"Dengan terkontrolnya kadar polusi udara, maka masyarakat akan lebih terjaga dari gangguan kesehatan," ujarnya.

Untuk diketahui, pembangunan fly over Simpang Mayang sudah diwacanakan sejak beberapa tahun silam. Namun, hingga kini masih belum terlaksana karena beberapa persoalan. Untuk pembangunan di 2020 nanti, direncanakan fly over tersebut akan dibangun sepanjang 389,9 meter dengan lebar 14,5 meter.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments