Jumat, 18 Oktober 2019

Warga SAD di Merangin Ciptakan Sabun


Kamis, 03 Oktober 2019 | 22:20:11 WIB


Warga SAD di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan Bangko, Kabupaten Merangin saat mempraktikkan cara pembuatan sabun
Warga SAD di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan Bangko, Kabupaten Merangin saat mempraktikkan cara pembuatan sabun / metrojambi.com

BANGKO - Warga Suku Anak Dalam (SAD) yang bermukim di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan Bangko, Kabupaten Merangin, mampu menciptakan sabun dari bahan yang alami. Selain belajar memberdayakan diri, hal ini juga bertujuan untuk kreatif dan bisa mengurangi beban kebutuhan sehari-hari.

Dalam membuat sabun ini, warga SAD hanya menggunakan tiga jenis bahan, soda api, serai yang biasa digunakan untuk bahan memasak, dan minyak goreng biasa. Proses pembuatan sabun juga cukup sederhana.

Daun serai direbus, lalu air rebusan dicampur minyak goreng dalam wadah, lalu masukkan soda api diaduk hingga merata. Setelah bahan sabun siap, lalu dilakukan pencetakan dengan alat sederhana. Alat pencetak sabun hanya menggunakan botol air mineral bekas.

Sabun yang diciptakan warga SAD ini bisa untuk mandi, cuci pakaian dan untuk bersih alat lainnya. Ada puluhan warga SAD yang mengikuti pembuatan sabun alami dalam pelatihan kegiatan home industri rumah tangga, yang dilakukan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kabupaten Merangin itu.

Pantauan di lapangan, tampak aktivitas pembuatan sabun alami ini dibuat warga SAD dengan dibimbing oleh dinas DSPPPA. Mereka secara bergantian untuk mempraktikkan pembuatan sabun.

\"Ada banyak manfaat yang bisa didapat warga SAD membuat sabun alami, setidak mengurangi biaya kebutuhan sehari-hari,\" ujar Solihin, Kabid DSPPPA Kabupaten Merangin.

Ia menyebut, pemberdayaan warga SAD nantinya akan terus dilakukan, agar warga SAD bisa lebih mandiri untuk hidup dalam sehari-hari.

\"Mereka juga dibimbing, ada pembimbing dari kementerian dan dari Daerah juga,\" pungkasnya.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments