Minggu, 20 Oktober 2019

Soal Dugaan Jual Beli Jabatan di Disdik, Fachrori : Mohon Maaf, Saya Belum Dengar


Minggu, 06 Oktober 2019 | 20:29:43 WIB


Gubernur Jambi Fachrori Umar
Gubernur Jambi Fachrori Umar / dok.metrojambi.com

JAMBI - Kabar dugaan adanya jual beli jabatan di Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi, nampaknya belum sampai ke Gubernur Jambi Fachrori Umar. Ketika dikonfirmasi Fachrori menyampaikan ketidaktahuannya.

\"Mohon maaf, saya belum dengar dari pejabat OPD kita. Tapi dari sebagian kecil masyarakat memang ada itu yang menyebut,\" ujarnya.

Selain itu, Fachrori mengatakan pihak Disdik sendiri juga belum melapor kepadanya. Kendati demikian, terkait pemanggilan pejabat OPD bersangkutan merupakan tanggungjawabnya.

\"Kami belum dapat laporan, mungkin dia (pihak Disdik,red) sibuk. Tapi harus kita panggil,\" kata  Fachrori.

Apabila nantinya didapati terjadi KKN dalam jual beli jabatan Kasubbag TU dan Kepala SMA/SMK, Fachrori menyebut akan ditindak secara tegas.\" Kalau terbukti tentu pemerintah pusat juga bertindak,\" tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Disdik Provinsi Jambi Agus Herianto mengatakan, terkait adanya pungutan oleh oknum Kepala Bidang di Disdik tersebut, tidak terbukti kebenarannya. Karena sudah terbuka dilakukan oleh pihaknya.

\"Ini hasil seleksi dan tak bisa dipengaruhi,\" katanya.

Sementara itu untuk mekanisme dan ketentuan seleksi 273 jabatan kepala sekolah yang saat ini masih berlangsung, Agus menyebut sudah sesuai. Bahkan seperti untuk guru yang ikut seleksi harus sudah lolos diklat Kepsek, kemudian pangkat dan golongan minimal 3c.

“Dan selanjutnya dilakukan seleksi terbuka seperti menyampaikan berkas dan wawancara oleh tim badan pertimbangan guru menjadi Kepsek,\" terangnya.
 
Selanjutnya, untuk pengangkatan Kasubbag TU yang masih belum terisi penuh Agus menyebut memang ada yang belum dilantik. Dikarenakan pihaknya mencari ASN yang sesuai persyaratan yang bisa dilantik untuk jabatan Kasubag TU.

\"Untuk kasubag TU ada 273 SMA/SMK keseluruhannya, 57 Kasubag TU SMA/SMK dilantik pada 13 september lalu, dan sebelumnya ada 13 yang sudah dilantik, jadi  berjumlah 70 orang keseluruhan yang sudah dilantik, berarti sisanya masih ada sekitar 200an sekolah yang belum,\" tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments