Jumat, 18 Oktober 2019

Tiga Bulan Melangun, Serda Tamrin Temukan Orangtua Prada Budi di Hutan Batanghari


Senin, 07 Oktober 2019 | 21:31:43 WIB


Babinsa Air Hitam Serda Tamrin bersama Temenggung Bebayang
Babinsa Air Hitam Serda Tamrin bersama Temenggung Bebayang / metrojambi.com

SAROLANGUN - Melangun merupakan tradisi Suku Anak Dalam (SAD). Begitu yang dilakukan Temenggung (Babayang) orangtua Prada Budi, mencari rotan selama tiga bulan.

Tradisi SAD Babayang bersama keluarga mencari rotan selama tiga bulan (melangun) di dalam kawasan hutan Taman Nasional Bukit Dua Belas (TNBD) menjadi aktivitas yang lazim dilakukan SAD. Namun tiga bulan terakhir, tidak tampak pulang di kawasan Kampung Madani Lubuk Jering, sehingga membuat Babinsa Serda Tamrin merasa kehilangan.

Setelah dicari tahu dari temannya, akhirnya diketahuilah bahwa Temenggung Babayang pergi melangun mencari rotan di wilayah Tembesi, Kabupaten Batanghari. Lalu dia menemuinya dan membawa pulang ke kawasan Kampung Madani, Lubuk Jering Kecamatan Air Hitam.

\"Alhamdulillah, setelah melakukan pencarian selama dua hari, kita temukan Temenggung Bebayang di wilayah hutan Tembesi dalam Kabupaten Batanghari. Kurang lebih 100 KM dari Kota Tembesi,\" Kata Babinsa Air Hitam Kodim 0420 Sarko, Serda Tamrin, Senin, (07/10).

Serda Tamrin yang akrab disapa Bapak Rajo oleh warga SAD setempat menjelaskan, bahwa upaya tersebut memang memakan waktu dan proses yang panjang. Namun dengan nawaitu atau niat, tidak membuat Serda Tamrin surut dan merasa lelah.

\"Waduh kalau ditanya capek iya capeklah, tapi mau gimana lagi warga kita dan binaan kita selaku Babinsa. Kami waktu itu keliling bahkan lewat Sungai Batanghari naik ponton pula, tapi saya puas karena ketemu dan sekarang dia dan keluarganya sudah kita bawa ke kawasan SAD Desa Lubuk Jering,\" terangnya.

Terpisah, Dandim 0420/Sarko Letkol Kav Rohyat Happy Ariyanto saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa telah ditemukan orang tua Prada Budi yang melangun selama tiga bulan.

\"Ya, pencarian orangtua Prada Budi yang melangun mencari rotan selama 3 bulan merupakan tradisi SAD. Tapi Alhamdulillah sudah ditemukan oleh Babinsa Serda Tamrin dan sekarang sudah kembali ke kawasan,\" ujar Dandim.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments