Jumat, 15 November 2019

Ditanya Soal Ekonomi oleh Mahasiswa Kerinci, CE Jawab Dengan Program P2DK


Selasa, 08 Oktober 2019 | 16:28:07 WIB


/

SAROLANGUN- Pertemuan silaturahmi Bupati Sarolangun bersama mahasiswa di Kabupaten Kerinci Senin (7/10) malam dihadiri ratusan mahasiswa yang berasal dari berbagai almamater di Kabupaten Kerinci.

Bupati Sarolangun, Cek Endra yang menyatakan sikap siap maju menjadi calon Gubernur Jambi juga mendapat respon positif dari kalangan mahasiswa.

Bahkan untuk menjawab tantangan akan datang dengan meningkatnya angka pengangguran dan untuk meningkatkan ekonomi kerayatan, mahasiswa Kerinci mempertanyakan langsung kepada Bupati Cek Endra dalam sesi dialog.

“Fakultas di Kerinci semakin banyak. Dan juga semakin banyak juga angka pengangguran, dan tentu juga kepada angka kemiskinan karena kurangnya lapangan kerja. Apa solusi bapak untuk ini,” tanya salah satu mahasiswa yang menyebut dirinya bernama Holan.

Menjawab pertanyaan mahasiswa ini, Cek Endra selain mengajak mahasiswa untuk merubah mindset juga mencontohkan program yang telah dilakukannya di Kabupaten Sarolangun yakni program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (P2DK) dengan menggelontorkan anggaran dari APBD Kabupaten Sarolangun senilai Rp 200 juta setiap desa dan kelurahan per tahun.

“Di Kabupaten Sarolangun ada namanya program P2DK yang digelontorkan dalam satu desa dan kelurahan dalam setiap tahun sebanyak Rp 200 juta,” kata Cek Endra.

Dijelaskanya, dana yang masuk ke setiap desa di Kabupaten Sarolangun selain ada dana desa (DD) dari pusat, ada juga dana alokasi desa (ADD) dan dana dari provinsi. Kesemua dana ini, kata Cek Endra di desa dan kelurahan lebih banyak digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan itupun masih kurang.

“Maka pemerintah Kabupaten Sarolangun munculkan program ini P2DK dengan nilai Rp 200 juta per desa. Dana ini dikelola langsung oleh warga setempat dan dikerjakan oleh masyarakat. Dari perencanaan hingga pendamping juga diambil dari putra-putri Sarolangun.

Efeknya juga mengurangi angka pengangguran dan selain itu dana ini juga bisa digunakan untuk ekonomi kerakyatan seperti peternakan, perikanan, perkebunan dan juga untuk modal usaha masyarakat.

“Ini salah satu mengatasi masalah pengangguran tadi. Dan juga masalah ekonomi. Seperti beternak kemudian berkembang biak pemerintah tidak meminta dikembalikan dana tersebut tapi harus terus dikembangkan dan juga untuk modal usaha, dan ini khusus untuk peningkatan ekonomi kemasyarakatan,” tambahnya.

Selain itu, dalam menghadapi era digital saat ini. Sebagai anak muda harusnya mulai merubah mindset hidup. Dan munculkan rasa entrepreneurship dari anak muda dan jadilah entrepreneurship sertakan hidupkan pengembangan wirausaha.

"Saat ini berjualan tidak hanya dengan membuka toko. Lewat dunia maya kita juga bisa memasarkan produk-produk kita, walau kita di Kerinci tapi produk kita bisa sampai di luar negeri," katanya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments