Kamis, 21 November 2019

FKP Rekomendasikan 25 Galian C Ilegal di Kerinci Setop Operasi


Selasa, 08 Oktober 2019 | 20:52:31 WIB


Pembahasan soal galian C yang digelar FKP di ruang utama kantor Bupati Kerinci
Pembahasan soal galian C yang digelar FKP di ruang utama kantor Bupati Kerinci / metrojambi.com

KERINCI - Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Forum Konsultasi Publik (FKP)
sepakat merekomendasikan pertambangan dengan cara mengeruk tanah atau biasa disebut galian C Illegal yang beroperasi di Kabupaten Kerinci untuk setop beraktivitas.

Hal ini disampaikan dalam nota kesepakatan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang dimotori Bagian Organisasi Setda Kerinci, yang dihadiri instansi terkait, camat, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Insan Pers di Kerinci di Ruang Utama kantor Bupati Kerinci.

FKP yang dipimpin Asisten Pemerintahan Setda Kerinci, Julizarman, dengan Narasumber, Muhammad Noh dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jambi, Dedy Machoriyanto dari Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Jambi dan M. Sidik dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi.

Salah satu poin penting yang disepakati FKP yang dilaksanakan di Ruang Utama Kantor Bupati Kerinci, Selasa (8/10), adalah memutuskan pemberhentian aktivitas 25 Galian C Illegal yang berada di Kabupaten Kerinci.

"Forum sepakat membuat berita acara, 25 galian C tanpa izin di Kerinci, disetop melakukan aktivitasnya, menjelang mereka mengurus izinnya," ungkap Julizarman.

Menurut dia, meskipun galian C dibutuhkan untuk pembangunan, namun aktivitas pertambangan galian C yang tidak sesuai dengan ketentuan akan berdampak terhadap lingkungan.

"Terkait perizinan, hasil FKP tadi juga sudah sepakat ada tim terpadu yang akan melakukan survei, sebelum diajukan permohonan perizinannya ke Provinsi," katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi, Hasnan, melalui Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Publik, Kemdevid, menyebutkan, FKP yang dilaksanakan mengacu kepada Peraturan Menpan-RB nomor 16 tahun 2017, tentang pedoman penyelenggaraan FKP.

"Benar, kegaitan dilaksanakan selama dua hari, hari ini temanya masalah galian C, dan besok (Rabu, ed) masalah pengolahan persampahan di Kerinci," tandasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments