Sabtu, 16 November 2019

Luas Lahan Terbakar Capai 1.214 Hektare, Titik Api Masih Terpantau di Kawasan TNB


Selasa, 08 Oktober 2019 | 20:45:14 WIB


Satgas Karhutla saat memadamkan kebakaran lahan di wilayah Tanjabtim
Satgas Karhutla saat memadamkan kebakaran lahan di wilayah Tanjabtim / dok.metrojambi.com

MUARASABAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mulai melakukan pengukuran lahan yang terbakar.

Dari hasil pengukuran sementara, saat ini tercatat seluas 1.214 hektare lahan yang terbakar. Ribuan lahan yang terbakar tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Mendahara Ulu, Dendang, Kecamatan Sadu.

Hal ini dikatakan Romi, selaku Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD Kabupaten Tanjabtim.

Dari ribuan hektare lahan yang terbakar tersebut terang Romi, Karhutla di Desa Mencolok Kecamatan Mendahara Ulu, merupakan lahan yang terluas yakni hampir mencapai 200 hektare. Kemudian menyusul Karhutla di Desa Jatimulyo Kecamatan Dendang sekitar 159 hektare.

"Untuk sementara Karhutla di mencolok dan Jatimulyo, merupakan lahan yang paling luas terbakar. Tapi pengukuran ini belum sepenuhnya, ada beberapa lokasi Karhutla yang belum dilakukan pengukuran, seperti sebagian di Sadu dan Mendahara. Jika dipersentasekan pengukuran lahan yang terbakar baru sekitar 80 persen," tambahnya.

Pada pengukuran lahan terbakar yang dilakukan BPBD Kabupaten Tanjabtim, tidak termasuk kawasan hutan seperti TNB. Pasalnya, untuk kawasan hutan seperti TNB, hal tersebut sudah di luar wewenang pihak BPBD.

"Untuk kawasan hutan seperti TNB memang tidak dilakukan pengukuran, karena itu sudah di luar wewenang kita," jelasnya.

Bahkan dari informasi yang diperolehnya, saat ini titik api masih ditemukan di kawasan TNB tepatnya yang berbatasan langsung dengan Desa Sungai Cemara, Kecamatan Sadu.

"Untuk titik api saat ini memang masih ada, tapi di kawasan TNB yang berbatasan dengan Desa Sungai Cemara Kecamatan Sadu," katanya.

Namun hingga saat ini pihaknya belum mengetahui pasti, perkembangan di lapangan karena saat ini tim pemadam masih berada dilokasi kebakaran.

"Mudah-mudahan tim dilapangan dapat menanggulangi titik api tersebut, sehingga tidak menyebar dan menimbulkan kabut asap lagi yang telah beberapa hari terakhir sempat menghilang setelah diguyur hujan," tandasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments