Kamis, 14 November 2019

2019, Jambi Raih 10 Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda


Selasa, 08 Oktober 2019 | 21:03:46 WIB


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi Ujang Hariyadi
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi Ujang Hariyadi / dok.metrojambi.com

JAMBI - Sepuluh Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Provinsi Jambi yang diajukan tahun 2019 ini, kesemuanya dinyatakan memenuhi persyaratan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Alhasil raihan sertifikat yang diperoleh Provinsi Jambi meningkat dibandingkan tahun lalu hanya sembilan sertifikat WBTB.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Ujang Hariyadi melalui Sekretaris Dinas Dr Ema mengatakan raihan kesepuluh WBTB ini setelah melalui pendataan dan proses penjurian.

"Prosesnya pendataan, dokumentasi video dan poto, kajian akademis (analisis,red), peresentasi kepada 15 tim ahli cagar budaya," jelasnya.

Kesepuluh penerima sertifikat itu, Ema menyebutkan, ada di tujuh wilayah kabupaten di Provinsi Jambi. Seperti Betauh (upacara adat istiadat), kemudian adapula Sungku  (kerajinan tradisional). Ketiga adapula tarian ayam biring dari Desa Mandiangin Sarolangun, keempat ada tarian nekpung dari Desa Sungai Keruh Tebo, kelima sastra lisan dideng dari Desa Rantau Pandan Bungo.

Kemudian adalagi lubuk larangan dari Desa Lubuk Beringin Bungo. Kemudian sastra lisan tapah melenggang dari Kabupaten Batanghari, zikir berdah dan nekut domainnya kearifan lokal dari Muaro Jambi dan malam tari inai (upacara adat istiadat) dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Untuk WBTB ini terancam punah, maksudnya agar dihidupkan lagi," sampainya.

Sedangkan untuk pengakuan WBTB ini sendiri, Ema mengatakan yang paling penting adalah tindak lanjut sesudah warisan itu ditetapkan.

 "Tindak lanjutnya di kabupaten/kota nantinya, artinya bukan karena sudah ditetapkan negara saja tindak lanjut seperti apakah sudah bangga atau belum, karena penting setelah ini dilakukan revitalisasi, workshop, pelatihan guru sejarah dan untuk ini sudah beberapa kita kerjakan," paparnya.

Sementara untuk daerah Provinsi Jambi yang belum mendapatkan WBTB Ema menyebut ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Padahal sebelumnya sempat hendak diajukan salah satu kebudayaan namun tidak jadi diajukan tahun 2019 ini.

"Untuk Tanjabtim kita tarik kembali sebelum diajukan, dan rencana kita ajukan tahun depan," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments