Sabtu, 19 Oktober 2019

AKD DPRD Provinsi Jambi Terbentuk, Ini Dia Pimpinan Komisi dan BK DPRD


Rabu, 09 Oktober 2019 | 16:46:25 WIB


Rapat paripurna pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
Rapat paripurna pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). / istimewa

JAMBI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi rampungkan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dan sekaligus pembentukan Badan Kehormatan (BK) serta Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Rabu (9/10/2019).

Berdasarkan isi berita acara, diperoleh hasil untuk Komisi I bidang Pemerintahan yakni Ketua Hapis Hasbiallah, Wakil Ketua Hasim Ayub, sekretaris Budiyako. Lalu komisi II bidang Ekonomi dan Keuangan diketuai oleh Izhar Majid, Wakil Ketua Rusli Kamal Siregar, Sekretaris Hasani Hamid.

Selanjutnya komisi III bidang pembangunan diketuai Ahmad Fauzi, Wakil Ketua Bustami Yahya, Sekretaris Fadli Sudria, dan komisi IV bidang Kesejahteraan diketuai Khairil, wakil ketua Nurhayati, sekretaris Riri Novianty.

Sedangkan untuk BK diketuai Anwar Sadat, Wakil Ketua Kamal dengan anggota Abun Yani, Apif Firmansyah dan Evi Suherman. Kemudian Bapemperda diketuai oleh Agus Rama dengan wakil ketua Supriyanto.

Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto saat dikonfirmasi mengatakan dalam menentukan kesepakatan ini, berdasarkan musyawarah mufakat. \"Dalam AKD dan sebagainya kita bukan melihat siapa dari mana. Contohnya di BK kita tunjuk Anwar Sadat karena beliau kiai yang tentunya bisa menjaga itu,\" tuturnya.

Dengan begitu, menurut Edi, kinerja dewan ke depannya dituntut lebih progresif untuk mempertahankan integritas ini. \"Untuk membangun kembali di mata rakyat, dna kedepan tentunya berat tugas kita,\" katanya.

Melalui Bapemperda itu sendiri, Edi menginginkan bagaimana outputnya di DPRD nanti dapat mengeluarkan sebanyak mungkin Perda.

\"Yang berimplikasi pada kesejahteraan rakyat. Intinya, sepakat semuanya dibangun berdasarkan sistem musyawarah mufakat, dirembukkan mana yang terbaik dan secara terbuka,\" sampainya.

Sementara itu, terkait pimpinan DPRD yang tidak terlibat dalam komisi, Edi mengatakan hal tersebut dimaksudkan untuk mempermudah kinerja dewan. \"Supaya enak. Sehingga ada partai yang kecil bisa kebagian di komisi. Supaya semuanya harmonis tidak ada menang-menangan komisi,\" tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments