Senin, 14 Oktober 2019

Selain TdS, Pemkab Kerinci Juga Gelar Sejumlah Event Nasional


Rabu, 09 Oktober 2019 | 20:45:22 WIB


Ardinal
Ardinal / dok

KERINCI -  Menghadapi even nasional Festival Kerinci dan Tour de Singkarak (TdS) even internasional yang melewati Kabupaten Kerinci, dinas terkait terus berbenah.
Bahkan, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) kabupaten Kerinci, optimis pertengahan oktober ini, persiapan selesai seratus persen.


Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Parbudpora Kerinci, Ardinal K, saat gelar jumpa pers, Selasa (8/10) di ruang Aula Kantor Disparbudpora Kabupaten Kerinci. 

"Kita optimis pertengan Oktober ini, sudah siap seratus persen, termasuk infrastrukturnya," tegas Ardinal.


Terkait Infrastruktur, beber dia, semua jalur yang dilewati TdS, mulai dari titik start di Kayu Aro sudah diperbaiki. Makanya, tegas Ardinal, pihaknya sangat Optimis, pada pertengahan Oktober ini selesai, tidak usah diragukan, sambung Ardinal.


Meskipun persiapan telah matang, namun dirinya mengharapkan dukungan masyarakat Kerinci dan semua pihak. "Inikan pekerjaan besar, suksesnya kegiatan tentunya tidak terlepas dukungan masyarakat, termasuk dukungan teman-teman media," sebutnya. 

Selain TdS, Pemerintah Kabupaten Kerinci juga akan mengelar event berskala Nasional yakni Festival Kerinci yang dijadwalkan mulai tanggal 3 sampai 7 November 2019, mendatang.

Namun rangkaian acara akan dimulai dengan beberapa kegiatan pra Festival Kerinci, yakni mulai tanggal 1 November.

“Saat ini persiapan sudah semakin matang. Pada Festival kali ini, kita menyebar 1.500 undangan, mulai kementerian, provinsi dan kabupaten/kota tetangga, HKKbbahkan luar negeri seperti Malaysia,” ungkapnya. 

Berdasarkan informasi dari Disbudpar Kerinci, adapun rangkaian kegiatan selama Festival Kerinci yakni : arung jeram di Sungai Batang Merangin dimulai pada masa pra Festival 1 November, dan berakhir pada 5 November. Arung jeram akan diikuti peserta dari 24 provinsi. MTB (sepeda gunung), digelar 2 November.

Sepeda gunung memperebutkan piala Kementerian Pariwisata, dan dikelola Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Jambi, bertempat di Kabupaten Kerinci untuk kedua kalinya, dan diikuti atlet nasional dan internasional. Para pemenang akan berkumpul pada pembukaan Festival tanggal 3 November.

Atraksi Paralayang juga ikut memeriahkan Festival Kerinci pada pembukaan. Atraksi Paralayang bekerjasama dengan Kodim 0417 Kerinci.

Pembukaan Festival Kerinci, digelar 3 November, berpusat di Dermaga Danau Kerinci. Seluruh tamu undangan akan hadir, dan akan menampilkan beberapa kesenian dan budaya. Di siang hari, juga akan digelar pameran di lapangan PTPN6 Kayu Aro, dan dipersiapkan 38 stan pameran.

Lomba seni budaya 16 kecamatan se-Kabupaten Kerinci, juga menampilkan kesenian dari daerah tetangga. Kegiatan ini digelar 4 November di Dermaga Danau Kerinci.


Resepsi nikah massal gratis. Digelar pada 5 November di Dermaga Danau Kerinci, dan akan diikuti pasangan pengantin, minimal 5 pasangan dan maksimal 10 pasangan pengantin per kecaman. Acara akan diisi dengan jamuan kuliner tradisional khas Kerinci dan penampilan seni budaya.
Petik teh massal sekaligus memecah rekor MURI, pada 6 November, di perkebunan teh Kayu Aro. Kegiatan ini akan diikuti sebanyak 3.805 orang, dan akan membentuk formasi kata Kerinci dengan atribut berwarna-warni. Juga menampilkan kesenian lokal dan luar daerah seperti Mukomuko, Sumbar, dan ISI Padang Panjang.


Penutupan Festival Kerinci di Dermaga Danau Kerinci, pada 7 November, sekaligus penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba. Penutupan akan digelar pada pukul 13.00 WIB siang. Dan pada malam harinya kegiatan dilanjut penyambutan atlet Tour de Singkarak, di Mess Pemda Kerinci di Kayu Aro.
“Selama Festival Kerinci berlangsung, pemerintah tidak memungut dan mengeluarkan kercis retribusi dan parkir seluruh objek wisata milik pemerintah Kabupaten Kerinci. Semuanya gratis, mulai Air Terjun Telun Berasap sampai Danau Kerinci gratis,” tegas Ardinal.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments