Jumat, 18 Oktober 2019

Ini Susunan AKD DPRD Provinsi Jambi


Rabu, 09 Oktober 2019 | 23:35:33 WIB


Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto
Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto / dok.metrojambi.com

 JAMBI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi telah merampungkan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), 00sekaligus pembentukan Badan Kehormatan (BK) serta Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Rabu (9/10/2019).

Untuk Komisi I Bidang Pemerintahan diketuai Hapis Hasbiallah, Wakil Ketua Hasim Ayub, dan Sekretaris Budiyako. Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan diketuai Izhar Majid, Wakil Ketua Rusli Kamal Siregar, dan Sekretaris Hasani Hamid.

Selanjutnya Komisi III Bidang Pembangunan diketuai Ahmad Fauzi, Wakil Ketua Bustami Yahya, dan Sekretaris Fadli Sudria. Komisi IV Bidang Kesejahteraan diketuai Khairil, Wakil Ketua Nurhayati, dan Sekretaris Riri Novianty.

BK diketuai Anwar Sadat, Wakil Ketua Kamal, dengan anggota Abun Yani, Apif Firmansyah, dan Evi Suherman. Kemudian Bapemperda diketuai Agus Rama dengan Wakil Ketua Supriyanto.

Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto saat dikonfirmasi mengatakan, AKD ditentukan berdasarkan musyawarah mufakat.

\"Dalam AKD dan sebagainya kita bukan melihat siapa dari mana. Contohnya di BK kita tunjuk Anwar Sadat karena beliau kiai yang tentunya bisa menjaga itu,\" tuturnya.

Dengan begitu, kata Edi, kinerja dewan kedepannya dituntut lebih progresif untuk mempertahankan integritas ini. \"Untuk membangun kembali dimata rakyat, dna kedepan tentunya berat tugas kita,\" ujar Edi.

Melalui Bapemperda, Edi menginginkan bagaimana outputnya di DPRD nanti dapat mengeluarkan sebanyak mungkin Perda.

\"Yang berimplikasi pada kesejahteraan rakyat. Intinya, sepakat semuanya dibangun berdasarkan sistim musyawarah mufakat, dirembukkan mana yang terbaik dan secara terbuka,\" sampainya.

Sementara itu, terkait pimpinan DPRD yang tidak terlibat dalam komisi, Edi mengatakan hal tersebut dimaksudkan untuk mempermudah kinerja dewan.

\"Supaya enak. Sehingga ada partai yang kecil bisa kebagian di komisi. Supaya semuanya harmonis tidak ada menang-menangan komisi,\" tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments