Jumat, 18 Oktober 2019

Pendaftar CJH 2019 Sarolangun Harus Tunggu 24 Tahun Lagi


Kamis, 10 Oktober 2019 | 10:57:58 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

SAROLANGUN- Terbatasnya kuota haji di setiap daerah, membuat antrean Calon Jamaah Haji (CJH) yang berangkat menunggu hingga puluhan tahun. Seperti di Kabupaten Sarolangun antrean CJH yang mendaftar di tahun 2019 ini harus menunggu keberangkatan pada 24 tahun mendatang.

“Diperkirakan berangkat tahun 2043, artinya sekitar 24 tahun lagi,” kata Kepala Kemenag Sarolangun, Syatar.

Lamanya daftar tunggu bagi jamaah yang sudah mendaftar ini, menurut Syatar, karena mengikuti ketersediaan kuota yang sudah dibagi dari pusat. Selain itu pembatasan jamaah haji yang ditetapkan dari Mekkah Arab Saudi sesuai dengan daya tampung di Mekkah, Arab Saudi.

Untuk Kabupaten Sarolangun, kata Syatar, rata-rata per tahun diberangkatkan lebih 250 orang CJH. Artinya pada tahun 2020 nanti dari Kabupaten Sarolangun CJH yang akan berangkat sekitar 242 CJH.

“Insya Allah sementara yang terjaring untuk keberangkatan tahun 2020 sebanyak 242 orang,” ujarnya.

Menurutnya, memang secara umum, jamaah haji akan terus bertambah seiring dengan penambahan kuota setiap tahunnya. Namun jika berkurangnya jamaah, kemungkinan bagi kondisi CJH menemukan kendala lain seperti sakit dan tidak bisa melunasi biaya keberangkatan.

Sementara untuk keberangkatan di tahun 2020 mendatang pihaknya sudah mempersiapkan dan tinggal menunggu arahan dan surat resmi perintah dari Kanwil Provinsi Jambi.

“Namun perkiraan sesuai nomor porsi, 242 orang akan berangkat,” jelasnya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments