Sabtu, 23 November 2019

Kenaikan Gaji Perangkat Desa di Tebo Tunggu Perbup


Minggu, 13 Oktober 2019 | 21:17:27 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARATEBO - Penghasilan tetap atau gaji perangkat desa di Kabupaten Tebo segera naik. Namun, untuk pemberlakuan kenaikan tersebut saat ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tebo masih menunggu peraturan bupati yang mengatur besaran dan kapan kenaikan mulai berlaku.

Kepala Bidang Pemdes Dinas PMD Kabupaten Tebo, Ansori mengatakan, sesuai aturan PP daerah diperintahkan membuat Perbup mengenai penetapan berapa rupiah kenaikan siltap perangkat desa dan sekdes, dan diberlakukannya kapan.

”Itu diserahkan ke bupati melalui Perbup dan sekarang DPMD sedang melakukan kajian dulu terkait besaran dan kapan mulai diberlakukan. Selanjutnya menunggu perintah pimpinan, harus bagaimana,” ujarnya, Minggu (13/10/2019).

Untuk besaran kenaikan, kata Ansori, berapa angka kenaikan masih menunggu kebijakan pimpinan. ”Untuk Sekdes dan perangkat desa kemungkinan mendekati aturan di PP, sekretaris sekitar Rp 2,2 juta dan perangkat desa lainnya sekitar Rp 2,02 juta,” tuturnya.

Sementara itu dikatakan lagi, pihaknya tengah membahas terkait kenaikan penghasilan tetap perangkat desa. ”Kenaikan disetarakan dengan ASN golongan II,” kata Ansori ditemui dihubungi via sambungan telepon beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, gaji perangkat desa di Kabupaten Tebo selama ini dinilai kecil atau rendah. Berbeda dengan kabupaten lain atau daerah lain yang jumlah gajinya ada yang lebih dari gaji ASN golongan II.

Ansori juga menjelaskan, adanya kenaikan gaji tersebut sesuai dengan PP Nomor 11 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas PP 43 tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa yang telah disahkan. Sehingga besaran setiap para perangkat desa nantinya sekitar Rp 2 jutaan.

Dalam PP tersebut, dia mengatakan, besaran penghasilan tetap kepala desa paling sedikit Rp 2.426.640 setara 120 persen dari gaji pokok aparatur sipil negara golongan ruang II/a, besaran penghasilan tetap sekretaris desa paling sedikit Rp 2.224.420 setara 110 persen dari gaji pokok aparatur sipil negara golongan ruang II/a.

Kemudian, besaran penghasilan tetap perangkat desa lainnya paling sedikit Rp 2.022.200 setara 100 persen dari gaji pokok aparatur sipil negara golongan ruang II/a. Sementara ia belum mengetahui kapan kenaikan siltap akan dilakukan.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments