Kamis, 14 November 2019

Pemkab Sarolangun Antusias Adopsi Program PINTAR Tanoto Foundation


Senin, 14 Oktober 2019 | 21:15:50 WIB


/ metrojambi.com

 JAMBI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat tertarik untuk mengadopsi Program PINTAR (Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajarn) Tanoto Foundation.

Ketertarikan tersebut dibuktikan ketika kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun mengundang seluruh kepala SD dan SMP se Kabupaten Sarolangun hadir dalam kegiatan sosialisasi Program PINTAR di aula Dinas Pendidikan, Jumat, (11/10/2019) lalu.

Selain Kepala Dinas, kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun, Murtoyo, S.Pd, Kabid PMPTK Hj. Dian Sri Hayati, S.P. M.Si, dan Kabid Pendidikan Dasar, H. Harun, S.Pd.


"Kehadiran kepala SD maupun SMP untuk memperkuat kebijakan yang akan kami buat terkait rencana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun yang akan mengadopsi Program PINTAR Tanoto Foundation," ungkap Helmi, SH, MH, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun.

Helmi menuturkan, kondisi pendidikan di Kabupaten Sarolangun perlu untuk terus ditingkatkan kompetensinya, salah satunya melalui pelatihan guru. "Guru akan menjadi garda terdepan dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Sarolangun," ujarnya.

Selain itu, pendidikan yang berkualitas adalah pendidikan yang memperoleh dukungan dari kepala sekolah, komite, dan masyarakat. "Itulah perlunya kita mengundang Tanoto Foundation, mereka sudah punya modul. Kita bisa terapkan di Kabupaten Sarolangun, mulai dari materi pembelajaran, budaya baca, peran serta masyarakat, hingga materi manajemen sekolah," kata Helmi.

Kehadiran ratusan kepala SD dan SMP tentu saja membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun semakin yakin untuk segera mendiseminasikan Program PINTAR.

Satu diantara peserta yang hadir, Rita Suryani, M.Pd, menyambut baik adanya rencana Dinas Pendidikan dalam mengadopsi Program PINTAR.

"Terus terang saja saya cemburu, ketika teman-teman guru maupun kepala sekolah di Kabupaten tetangga upload tentang kegiatan Program PINTAR ini, dalam hati saya bertanya, kapan Sarolangun juga mendapatkan pelatihan serupa, Alhamdulillah akhirnya terwujud," ujarnya.

Sementara itu, pengawas SMP Dr. Animar mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sarolangun untuk segera mendiseminasikan Program PINTAR.

"Apa yang disampaikan oleh narasumber sejalan dengan kurikulum 2013, apalagi diajarkan tentang Higher Order Thinking Skills (HOTS) atau cara berpikir pada tingkat yang lebih tinggi daripada menghafal, atau menceritakan kembali sesuatu yang diceritakan orang lain," tandasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, perwakilan Tanoto Foundation yaitu Medi Yusva selaku Provincial Coordinator Tanoto Foundation Jambi, ditemani Training Specialist Yusriwiati, Government Liaison and Planning Specialist Heru Iswahyudi, serta Communication Specialist Ahmad Syaiful Bahri.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments