Selasa, 19 November 2019

Kelompok Nelayan Tungkal Samudra Bagikan Masker ke Anak Sekolah


Selasa, 10 September 2019 | 15:07:46 WIB


/ istimewa

KUALATUNGKAL - kondisi udara yang semakin memburuk akhir-akhir ini sangat dikeluhkan oleh para nelayan tradisional dan masyarakat yang ada di Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).

Kondisi ini mendorong inisiatif organisasi nelayan yang ada di Kualatungkal untuk berbuat guna mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan oleh kabut asap, seperti batuk dan gangguan pernapasan, terutama bagi anak-anak dan perempuan hamil.

Kelompok Nelayan Tungkal Samudra 86 (Kontra 86) mencoba menginisiasi kegiatan sosial ini dengan menggandeng Dinas Kesehatan Tanjabbar, memberikan bantuan masker kepada anak PAUD, anak-anak Sekolah Madrasah, ibu-ibu, dan keluarga nelayan di Kelurahan Kampung Nelayan.

Ada 2.000 buah masker yang dibagikan. Pembagian masker dilakukan di beberapa titik, seperti di perkampungan nelayan Parit IV, Parit V, dan Bahari.

Kepala Sekolah Madrasah Nurul Bayan Ustadz Abidin menyampaikan terima kasih atas kepedulian ini. “B0anyak anak madrasah libur akibat batuk dan sesak nafas,” ujarnya saat membantu membagikan masker kepada para siswa di madrasah.

Ketua Kelompok Nelayan Tungkal Samudra 86 Nawa mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud aksi nyata organisasi yang dipimpinnya, terhadap lingkungan masyarakat nelayan.      

“Ini aksi sosial kami, bentuk kepedulian kami kepada anak-anak, ibu, dan orang tua. Mengingat asap semakin pekat dan bisa mengakibatkan batuk serta gangguan pernapasan,” ujar nawa.         

Sementara itu, Hendra Koto selaku inisiator kelompok nelayan ini menegaskan perlunya sinergitas antara masyarakat dan pemerintah dalam menanggulangi krisis cuaca ini. Salah satunya menggandeng Dinkes Tanjabbar membagikan masker kepada anak PAUD, anak madrasah, dan masyarakat nelayan.

“Ke depan kelompok nelayan ini tidak hanya fokus terhadap alat tangkap nelayan, namun lebih kepada pemberdayaan nelayan, sosial ekonomi nelayan dan juga pendidikan anak nelayan,” pungkasnya.


Penulis: Muammar Solihin
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments