Rabu, 20 November 2019

Fokus Garap Batas Kecamatan di Tebo, Arif Haryoko: Setahun Tiga Segmen Kita Siap


Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:54:22 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

TEBO-Pemerintah Kabupaten Tebo saat ini terus menggenjot penetapan tapal batas batas wilayah kecamatan dalam Kabupaten Tebo. Pasalnya tapal batas untuk kabupaten saat ini telah rampung.

"Yang batas kabupaten kita sudah rampung, sekarang kita fokus untuk batas kecamatan," sebut Kabag Pemerintahan Setda Tebo, Arif Haryoko.

Disampaikan Arif, penetapan tapal batas kecamatan sejauh ini progresnya masih minim sekali. Kendati demikian pihaknya tetap optimis dan fokus untuk menggarap batas kecamatan.

"Yang sudah kita lakukan pengukuran dan pemasangan patok antara Rimbo Ilir dan Rimbo Bujang. Kalau dua kecamatan itu SK tinggal menunggu dikeluarkannya Perbup," terang Arif meyakini.

Untuk itu dalam waktu dekat jika Perbup sudah selesai, baik Rimbo Ilir maupun Rimbo Bujang sudah punya peta wilayah pemerintahan yang defenitif.

"Sesuai hasil pengukuran kita dilapangan, tidak ada pergeseran atau perubahan batas dengan batas imajiner," katanya.

Sementara itu, Arif mengakui masih banyak keterbatasan yang dirasakan dalam melakukan pengukuran. Selain keterbatasan SDM, soal anggran juga masih jadi kendala pihaknya untuk melakukan pengukuran tapal batas kecamatan.
"Setahun tiga segmen kita siap," tantang Arief meyakini.

Saat ini lanjut Arif batas kecamatan di dalam Kabupaten Tebo masih sebatas batas imajiner saja. Peta batas wilayah kecamatan yang ada di dalam kabupaten Tebo itu kata dia belum pasti. Untuk itu pihaknya dalam dua tahun pertama bakal menargetkan penyelesaian tapal batas kecamatan dengan enam segmen.

"Mudah-mudahan saya realisasinya sesuai target," harapnya.

Untuk diketahui selain menyelesaikan tapal batas kecamatan, Pemkab Tebo  sudah menyelesaikan 9 segmen tapal batas Kabupaten. Terakhir penyelesaian dengan Pemkab Bungo telah menemukan kata sepakat. Dan informasi yang diperoleh dari Pemerintah Kabupaten Tebo, prosesnya tinggal penandatangan peta wilayah tapal batas.

Selanjutnya jika sudah dilakukan penandatangan batas peta, barulah sampai pada proses dikeluarkannya SK Permendagri.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments