Jumat, 22 November 2019

Wabup Sarolangun: Pembelian Mesin e-Voting Belum Mendesak


Jumat, 18 Oktober 2019 | 09:46:31 WIB


Wakil Bupati (Wabup) Sarolangun, Hilalatil Badri
Wakil Bupati (Wabup) Sarolangun, Hilalatil Badri / istimewa

SAROLANGUN- Wakil Bupati (Wabup) Sarolangun, Hilalatil Badri, yang mewakili Bupati Sarolangun Cek Endra, selain menerangkan manfaat dan kegunaan sistim e-voting dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Sarolangun ternyata juga mengakui kalau saat ini pembelian mesin itu sifatnya juga belum mendesak.

Hal ini juga disampaikan Wabup Hilal saat paripurna DPRD Sarolangun belum lama ini menanggapi tanggapan fraksi DPRD Sarolangun terhadap rancangan KUA dan PPA APBD Kabupaten Sarolangun tahun anggaran 2020.

Wabup dalam membacakan tanggapan eksekutif juga mengakui kalau untuk saat ini pembelian mesin e-voting belumlah mendesak. Bahkan pembelian mesin yang dimaksud juga memakan anggaran yang besar serta melihat kondisi masyarakat yang masih awam dengan teknologi.

“Memang pilkades dengan sistim e-voting dapat dijadikan salah satu solusi solusi alternatif untuk meminimalisasi terjadinya perselisihan dalam perhitungan suara pada Pilkades,” kata Wabup menerangkan.

Diakuinya mengingat kondisi keuangan daerah saat ini pelaksanaan Pilkades akan tetap dilakukan dengan sistim konvensional.

“Kendati demikian pelaksanaan Pilkades masih tetap dilaksanakan mengunakan sistim konvensional,” tambah Wabup.

Untuk diketahui sekitar bulan Juni 2020 nanti 53 desa di Kabupaten Sarolangun akan menggelar pemilihan kepala desa. Pasalnya sejumlah kepala desa yang dimaksud masa jabatan mereka sudah habis. Bahkan kini hingga Desember 2019 nanti tinggal 4 kepala desa yang hampir habis masa jabatanya dan selebihnya telah dijabat oleh pejabat sementara (PJS).


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments