Selasa, 25 Januari 2022

Peserta Pelatihan FKP Diharapkan Jadi Pionir untuk Pelaksanaan Industri Kreatif

Jumat, 18 Oktober 2019 | 07:24:00 WIB


/ metrojambi.com

 JAMBI - Pelatihan pemuda bidang kriya Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Provinsi Jambi yang berlangsung selama dua hari resmi ditutup, Jumat (18/10/2019).

Acara yang berlangsung di lantai III Bappeda Provinsi Jambi itu sebelumnya dibuka oleh Asdep Peningkatan Kreativitas Pemuda Kemenpora RI Drs Djunaidi didampingi Sekdiskepora Provinsi Jambi Iskandar.

Kepala Bidang Peningkatan Kreativitas Pemuda Bidang Grafika dan Kriya Asdep Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI Arloli Aziz mengatakan pelatihan ini diikuti oleh 50 orang yang terdiri dari beberapa komunitas, organisasi kepemudaan, bahkan pengusaha online.

Tujuannya untuk meningkatkan industri kreatif pemuda, khususnya dibidang seni kriya dengan mengusung Budaya Batik Jambi.

"Sebetulnya banyak yang ingin kita tingkatkan dari pemuda-pemudi yang ada diseluruh Provinsi di Indonesia, cuma untuk di Jambi kita memilih bidang kriya sesuai dengan kearifan lokal yang ada di Jambi saat ini, yaitu Budaya Batik Jambi untuk Negeri. Ini mereka (peserta,red) sendiri yang memilih tema untuk kegiatan kriya," tuturnya.

Melihat peluang pemuda sebagai agent of change, maka Arloli mengajak Diskepora di masing-masing Provinsi untuk juga ikut mendukung kegiatan dari Kementerian. Diantaranya kewirausahaan sebagai bentuk stimulan atau pemicu.

"Sebab adik-adik yang kita latih ini merupakan pionir untuk melaksanakan kegiatan industri kreatif, bidang kriya di Jambi. Dan kita berharap ini dapat berkelanjutan melalui dana APBD Diskepora," harapnya.

Selanjutnya, Mahasiswa Stipol UNJA sekaligus wirausaha muda yang bergerak dibidang makanan dan minuman yang di jual via medsos yaitu Ilham Nur berharap kegiatan pelatihan ini dapat berkelanjutan.

"Harapan besar kami dari peserta dan beberapa mahasiswa yang ada di kampus yang ada di Jambi dengan adanya kegiatan ini bisa membangun pembangunan SDM yang sesuai di bidang Kriya," katanya.

Peserta lainnya, Ayu Azarah asal Kabupaten Bungo juga berharap dengan adanya kegiatan ini dapat mengembangkan ide-ide dalam usaha yang dapat berdampak positif pada perekonomian rakyat. "Sekarang usaha menjahit baju dan membuat souvenir gitu, sudah sejak 2 tahun terakhir," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments