Rabu, 28 Oktober 2020

UMP Naik 8,51 Persen, Gubernur akan Umumkan 1 November


Minggu, 20 Oktober 2019 | 22:08:24 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi bersama Dewan Pengupahan Provinsi Jambi akan segera menggelar rapat terkait naiknya Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 8,51 persen yang diinstruksikan pusat. Bahkan diprediksi UMP Jambi berada pada angka Rp 2,6 juta untuk tahun 2020 mendatang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jambi M Ali mengatakan, pihaknya akan duduk dengan Dewan Pengupahan pada Senin (21/10/2029) besok.

"Besaran kenaikan akan berada pada 8,51 persen seperti  yang ditetapkan pemerintah pusat. Jika dikalkulasikan hitungan kami naik Rp 2,6 juta lebih, dari tahun 2019 UMP kita Rp 2.423.718," ujarnya, Minggu (20/10/2019).

Ali menyebut angka kenaikan ini juga berlaku secara nasional di 34 Provinsi. Sehingga nantinya, kata dia takkan ada tarik ulur. Dan hanya mengikuti ketentuan pusat. "Itu ketetapan Kemenakertrans," kata Ali.

Lebih lanjut Ali mengatakan, kenaikan UMP akan tetap diumumkan secara resmi oleh Gubernur Jambi pada 1 November mendatang. Namun tidak melalui mekanisme di DPRD Provinsi Jambi.

"Yang menetapkan Dewan Pengupahan, nanti palingan ada catatan dari Dewan Pengupahan," jelasnya.

Untuk unsur dari Dewan Pengupahan ini, kata Ali, berasal dari pengusaha, perusahaan, dan pihak Disnakertrans yang mewakili Pemprov Jambi. "Jadi kita akan ketemu dulu senin ini dan baru laporkan hasilnya ke Gubernur," sampainya.

Sedangkan untuk Upah Minimum Regional (UMR) yang merupakan turunan dari UMP di Kabupaten/Kota, Ali menyebutkan belum akan diumumkan pada 1 November. "Itu belum hanya UMP dulu, nanti UMR lain lagi seingat kita yang punya UMR ada di Kota Jambi," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments