Rabu, 20 November 2019

Selain Dukcapil, Bawaslu Juga Minta Kades Berperan Aktif Agar Akte Kematian Diurus


Selasa, 22 Oktober 2019 | 14:11:18 WIB


/ Luncai Hendri/ Metrojambi.com

SAROLANGUN - Salah satu persoalan yang sering muncul saat pelaksanaan Pemilu, baik Pilkada, Pilgub, maupun Pileg dan Pilpres, adalah munculnya daftar pemilih tetap (DPT) warga yang sudah meninggal dunia.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sarolangun Edi Martono saat acara kilas balik Pemilu 2019 lalu dan persiapan Pilkada 2020, Selasa (22/10/2019), juga mengakui hal tersebut.

"Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar DPT pada Pemilu tidak terdapat persoalan," kata Edi Martono.

Terkait masih adanya nama warga yang sudah meninggal namun masih ada namanya di dalam DPT, Edi mengatakan hal ini menjadi persoalan setiap kali Pemilu. Salah satu penyebabnya, setiap warga yang meninggal tidak diurus akte kematiannya di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

"Kita juga minta agar para kades aktif dalam hal ini agar warganya mengurus akte kematian. Sebab tidak ada akte kematian orang yang sudah meninggal masih ada namamya di DPT, bahasa kita sering disebut orang mati balik hidup," ujar Edi.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments