Rabu, 13 November 2019

Rencana Pembangunan Jalur Kereta Api Trans Sumatera Dilanjutkan


Selasa, 22 Oktober 2019 | 20:59:02 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Rencana pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera Pekanbaru-Jambi-Palembang tetap akan dilanjutkan, setelah sempat dicoret Presiden Jokowi dari daftar proyek strategis nasional tahun lalu.

Saat ini, untuk kelanjutan rencana pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera tersebut tengah dalam tahap pengajuan usulan melalui penyusunan rencana strategis bidang perkeretapian tahun 2020-2024.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi Varial Adhi Putra, melalui Kabid Pengembangan Jaringan Transfortasi Bambang Budiharjo mengatakan, rencana dilanjutkannya pembangunan jalur kerata api Trans Sumatera tersebut dipaparkan pihak Balai Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Selatan Kementerian Perhubungan saat rapat penyusunan Renstra kereta api Sumatera di Batam beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Bambang, program pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera tetap jalan, namun ada sedikit perlambatan karena disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara saat ini.

"Berdasarkan konsep perencanaan yang dibuat Balai Perkeretaapian Sumatera Bagian Selatan, pembangunan kereta api Trans Sumatra ini memang tahap konstruksi baru akan dilakukan di 2024," sampainya.

Namun menurut Bambang, persiapan Provinsi Jambi untuk mendukung pembangunan perkretaapian ini, lebih maju dari Provinsi lain. "Perencanaan kita sudah lengkap dari daerah lain. Kemarin kita juga berupaya mendorong, yang tadi rencana fisiknya 2024 itu dimajukanlah dua satu tahun," jelasnya.

Bahkan, ditambahkan Bambang, untuk jalur kereta api Jambi-Rengat, semua persyaratan seperti Amdal, Feasibility Study sudah selesai dilaksanakan. "Tinggal sosialisasi dengan biaya pembebasan lahan lagi," katanya.

Sementara untuk segmen Palembang Jambi semua tahapan dan persyaratan itu akan dikerjakan oleh pihak Balai Perkeretapian Kementerian Perhubungan. Rencana pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera ini dibagi dalam dua trase.

Pertama Pekan Baru-Jambi dengan panjang 243 Km. Untuk Pekanbaru Jambi ini sendiri dibagi dalam dua segmen yakni Rengat-Tanjung Jabung Barat sepanjang 114 Km dan Tanjung Jabung Barat Muaro Jambi sepanjang 120 Km.

"Untuk tahapan pembangunannya sendiri, DED Pembangunan Jalur KA tahun 2021, DED Jembatan dan Stasiun KA direncanakan tahun 2022, DED Persinyalan KA tahun 2023, dan DPPT Pembangunan Jalur KA dan Amdal tahun 2024," jelasnya.

Sedangkan untuk trase Jambi Palembang sepanjang 232,60 Km akan dibagi dalam 7 Segmen yakni juga ditargetkan pekerjaan kontruksi pada tahun 2024.

Segmen pertama Simpang-Sembawa sepanjang 30 Km. Sembawa-Betung, Babat Supat-Kelung, Keluang-Stasiun Sungai Lilin, Stasiun Sungai Lilin- Stasiun Telang, Stasiun Telang-Mekar Jaya, Mekar Jaya-Sungai Landai, dan Sungai Landai-Sebapo.

"Meskipun program pembangunan ini menggunakan dana APBN, namun kita di daerah terus mendorong percepatan pembangunannya. Kalau ini sudah jadi nanti kita akan lanjutkan kereta api regional Jambi-Bungo, hingga Ujung Jabung, jadi terkoneksi semua," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments