Minggu, 17 November 2019

Jambi Gelar Kejurnas Arum Jeram ke 22


Minggu, 27 Oktober 2019 | 09:55:51 WIB


Ketua FAJI Jambi Pontas Sitanggang saat memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Kejurnas arung jeram di Kabupaten Kerinci
Ketua FAJI Jambi Pontas Sitanggang saat memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Kejurnas arung jeram di Kabupaten Kerinci / metrojambi.com

 JAMBI - Provinsi Jambi akan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) arung jeram ke 22 tahun 2019 yang akan berlangsung pada 1 hingga 5 November mendatang, di Desa Pulau Sangkar, Kabupaten Kerinci.

Ketua Umum Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Provinsi Jambi Pontas Sitanggang mengatakan, pahelatan tersebut sengaja dilakukan berbarengan dengan Festival Kerinci dan Tour de Singkarak (TdS).

"Supaya gaungnya menjadi lebih besar dan mendukung pariwisata khususnya disana (Kerinci,red)," ujarnya saat konferensi pers bersama awak media, Sabtu (26/10/2019).

Pontas menyebutkan, sebanyak 700 peserta dari 19 Provinsi di Indonesia akan ikut pada Kejurnas ini, yang nantinya akan mengikuti empat kelas perlombaan. Diantaranya Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumbar, Jambi, Sumsel, Lampung, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, Makassar dan Sulawesi.

"Satu tim ada lima orang. Namun untuk di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara masih tentatif. Sementara, Papua tidak mengirimkan atlet," katanya.

Menariknya, pada Kejurnas ini pengurus FAJI Provinsi Jambi mengajak masyarakat untuk berswadaya menyediakan penginapan yang diperuntukkan bagi tamu dari Provinsi luar.

"Warga membersihkan rumahnya, sehingga nantinya tamu bisa tidur di sana. Untungnya direspon baik oleh masyarakat setempat. Sebab, itu dapat menjadi pemasukan baru untuk mereka," tuturnya.

Kendati demikian, Pontas mengaku, hingga saat ini belum adanya tindaklanjut dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi untuk respon akan Kejurnas arung jeram tersebut.

"Kita kemarin sudah cek kembali ke pihak Pemprov dan sudah audiensi. Namun belum mendapat respon dari Gubernur. Sudah mengikuti secara prosedur. Jawaban belum ada," bebernya.

Sementara itu, Penasehat dan Pelatih Arung Jeram Provinsi Jambi Edo Candra mengatakan, sebagai tuan rumah, Jambi mengirimkan tim dari Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Batanghari, Sarolangun, dan Bungo.

"Itu untuk semua kelas putra putri. Persiapanpun juga sudah matang," sampainya.

Edo juga menargetkan Jambi dapat meraih juara umum pada gelaran kali ini. Ini mengingat atlet arung jeram Jambi cukup diperhitungkan di kancah nasional, bahkan telah mendapat kesempatan untuk tingkat Internasional. 

"Kita targetnya sih jangan mau kalah, ya semoga juara umum," katanya.

Sedangkan untuk kategori usia dari para atlet sendiri, Edo menyebut terdiri dari U-19, Junior 23 tahun,open di atas 23 tahun, dan master diatas 40 tahun, yang akan bertanding di kelas river rescue, head to head, slalom run dan down river race.

"Kalau panjang lintasan yakni head to head dan slalom run sepanjang 300 meter. Sementara down river race sepanjang 10 kilometer untuk putra dan putri semua kelas. Pada pembukaan nanti, rencananya akan dibuka oleh Asdep bidang Olahraga Kemenpora RI," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments