Sabtu, 11 Juli 2020

Kopi D'Jangkat Jadi yang Terbaik Pada 8th SCAI Micro Lots Indonesia Specialty Coffee Auction 2019


Minggu, 03 November 2019 | 15:32:58 WIB


Kopi D\'Jangkat jadi yang terbaik pada 8th SCAI Micro Lots Indonesia Specialty Coffee Auction 2019
Kopi D\'Jangkat jadi yang terbaik pada 8th SCAI Micro Lots Indonesia Specialty Coffee Auction 2019 / metrojambi.com

 BANGKO - Kopi D'Jangkat Sungai Tenang, Kabupaten Merangin kembali menunjukan kelasnya di kancah nasional. Kali ini, Robusta asli Kabupaten Merangin-Jambi itu menjadi yang terbaik dalam ajang 8th SCAI Micro Lots Indonesia Specialty Coffee Auction 2019.

Robusta produk Koperasi Cahaya Puncak Merangin ini berhasil mendapatkan score 82.42 dari Q Robusta Grader (Juri Robusta), mengungguli 15 finalis lainnya, pada ajang yang digelar oleh Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) di IBIS Hotel Bandung, Jawa Barat, Sabtu (2/11/2019).

Hasil penilaian Q Robusta Grader, Kopi D'Jangkat beroma karamel dan buah-buahan tropis, diikuti oleh jahe kering, ubi jalar, dan aroma buah-buahan tropis. Kopi D'Jangkat sarat dengan krim kelapa, dan teh hitam. Saat dingin rasa krim oranye, dan karamel asin sangat mendominasi.

"Betul, Kopi Koperasi Cahaya Puncak Merangin No Lot #206 dengan score tertinggi 82.42, HArRO Coffe Group No Lot #213 score 80.75, Kerinci Volcano Coffee No Lot #218 score 80.50," ungkap Syafrudin selaku SCAI Chairman.

Keberhasilan Kopi D'Jangkat diapreseasi Lembaga Tiga Beradik (LTB). Sebagai lembaga yang selalu aktif mendampingi para petani kopi di Kabupaten Merangin, LTB bangga atas capaian Kopi D'Jangkat di ajang Nasional tersebut.

"Kita tentu sangat bersyukur dan bangga dengan potensi Kopi Robusta Merangin, khususnya Kopi D'Jangkat Sungai Tenang," kata Yudha direktur LTB.

Yudha berharap, anugrah Kopi Robusta terbaik Indonesia yang diraih Kopi D'Jangkat Sungai Tenang di event 8th SCAI Micro Lots Indonesia Specialty Coffee Auction 2019 tersebut, bisa berdampak semakin meningkatnya ekonomi petani kopi di Kabupaten Merangin.

"Hari ini di Bandung Kopi D'Jangkat jadi yang terbaik. Semoga capaian ini bisa memotivasi semua petani robusta di Kabupaten Merangin agar terus mengembangkan sistem budidaya dan pasca panen yang baik dan ramah lingkungan," harapnya.

Sementara itu, Gusdi Warman ketua Koperasi Cahaya Puncak Merangin mengatakan, keberhasilan mencapai nilai tertinggi pada kancah SCAI, merupakan keberhasilan kedua, setelah tahun 2018 di Bali menjadi juara di ajang yang sama.

"Pada tàhun 2018 yang diikut sertakan dalam kompetisi dengan pengolahan pasca panen Full Wash, dan pada tahun ini dengan pengolahan honey," ujar Gusdi.

Gusdi berharap keberhasilan dua tahun berturut-turut ini, mendapat apresiasi dari pemerintah untuk mendukung petani dalam pengembangan budi daya kopi, pengelolaan pasca panen sampai ke pasar.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments